Pembunuh Pasutri di Benhil Ditangkap Saat Karaoke Bersama 3 Pemandu - Kompas.com

Pembunuh Pasutri di Benhil Ditangkap Saat Karaoke Bersama 3 Pemandu

Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
Kompas.com - 13/09/2017, 16:03 WIB
Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)KOMPAS.com/Iqbal Fahmi Tim Inafis Polres Purbalingga Melakukan otopsi kedua mayat suami istri di Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal, RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017)

GROBOGAN, KOMPAS.com - Ketiga terduga pelaku pembunuhan suami istri yang dibuang di pinggir sungai Klawing, Desa Palumbungan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, diringkus polisi di ruangan karaoke salah satu hotel di Grobogan.

Tim gabungan dari Jatanras Polda Metro Jaya dan Resmob Polres Grobogan membekuk ketiga pelaku tanpa perlawanan. Ketiga terduga pelaku adalah Ahmad Zulkifli, Engkos Koswara, dan Sutarto.

"Benar ketiganya kami tangkap di hotel semalam sekitar pukul tujuh malam. Mereka sedang karaoke saat ditangkap dengan menyewa tiga pemandu karaoke," kata Kaur Bin Ops Reskrim Polres Grobogan, Iptu I Ketut Sudhiarta, Rabu (13/9/2017).

Ketut menjelaskan, keberadaan ketiganya sudah tercium polisi atas informasi dari masyarakat. Polisi selanjutnya meluncur ke lokasi untuk menindaklanjuti.

"Selanjutnya ketiga pelaku dibawa tim Jatanras Polda Metro Jaya," kata Ketut.

(Baca juga: Motif Pembunuhan Pasutri di Benhil karena Sakit Hati dan Harta)

Karyawan Hotel Harmoni Indah Purwodadi, Herlina, menyampaikan, ketiga pelaku sudah menginap sejak Senin (11/9/2017). Sejak saat itu, mereka berfoya-foya di sana.

"Mereka sudah karaoke tiga kali di sini hingga akhirnya ditangkap. Rencananya juga hendak perpanjang sewa kamar hotel. Mereka itu membawa uang serta perhiasan yang banyak. Mereka selalu membawa pemandu karaoke saat menyewa room dan pastinya nyawer," ungkap Herlina.

"Informasinya, salah satu warga Grobogan yang jadi otaknya. Saat penangkapan juga ada yang di-dor kakinya," tambah dia.

PenulisKontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM