Puluhan Penumpang Kapal Mutiara yang Terbakar Dirawat di Puskesmas - Kompas.com

Puluhan Penumpang Kapal Mutiara yang Terbakar Dirawat di Puskesmas

Kompas.com - 20/05/2017, 07:05 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com - Sebanyak 41 orang penumpang KM Mutiara Sentosa I yang dievakuasi setelah kapalnya terbakar di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dirawat di puskesmas setempat.

"Informasi dari anggota Polsek Masalembu per Jumat (19/5) pukul 23.40 WIB, sebagian penumpang yang dievakuasi itu langsung dibawa ke puskesmas," kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi di Sumenep, Sabtu (20/5/2017) dini hari, seperti dikutip Antara.

KM Mutiara Sentosa I milik PT Atosim Lampung Pelayaran itu terbakar pada hari Jumat (19/5) sekitar pukul 16.00 WIB di Laut Jawa pada posisi 05.33.01 S/ 114.34.25 E atau 17 mil dari Pulau Masalembu.

Sesuai dengan data manifes dari Kesyahbandaran Tanjung Perak Surabaya, KM Mutiara Sentosa I bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada hari Kamis (18/5) pukul 23.41 WIB dengan tujuan Balikpapan.

Kapal yang dinakhodai oleh Eddy Sarwoto itu mengangkut 79 unit kendaraan bermotor, yakni truk besar 47 unit, truk sedang 10 unit, mobil kecil 21 unit, dan 2 unit sepeda motor.

Sementara jumlah penumpangnya sebanyak 132 orang dewasa dan dua anak-anak serta membawa 36 anak buah kapal (ABK).

"Informasi yang kami terima, sebanyak 89 penumpang kapal dilaporkan berada di Kantor Syahbandar Masalembu dan sebagian lainnya dalam perjalanan ke daratan," kata Suwardi.

Ia juga mengemukakan bahwa pihaknya terus menunggu laporan terbaru dari pimpinan dan anggota Polsek Masalembu terkait dengan musibah tersebut.

EditorSandro Gatra
Komentar

Terkini Lainnya

Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil 'Bodong'

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil "Bodong"

Megapolitan
Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

Megapolitan
Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

Nasional
Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Regional
Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Megapolitan
Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Internasional
Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Regional
Malaysia Bebas 'Jerebu', PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Malaysia Bebas "Jerebu", PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Nasional
Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan 'Hoax'

Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan "Hoax"

Megapolitan
Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Nasional
Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Internasional
Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Megapolitan
Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Megapolitan
Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM