Digelar Tertutup, Rekaman Telepon BN Diputar di Persidangan - Kompas.com

Digelar Tertutup, Rekaman Telepon BN Diputar di Persidangan

Kontributor Mataram, Karnia Septia
Kompas.com - 17/05/2017, 13:26 WIB
KOMPAS.com/ Karnia Septia Baiq Nuril Maknun, terdakwa kasus UU ITE saat berada di PN Mataram, Rabu (10/5/2017)

MATARAM, KOMPAS.com - Sidang terkait kasus Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik yang menjerat Baiq Nuril, mantan tenaga honorer SMAN 7 Mataram, digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Rabu (17/5/2017).

"Alasannya tertutup berkaitan perkara kesusilaan sehingga majelis menyatakan tertutup untuk umum," kata Didiek Jatmiko, juru bicara PN Mataram.

Baca juga: Kontras: Tidak Ada Alasan Kuat Baiq Nuril Harus Ditahan

Didiek mengatakan, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dilakukan secara tertutup karena berkaitan dengan perkara kesusilaan.

Dalam sidang ketiga kali ini, Ketua Majelis Hakim Albertus Husada memeriksa dua orang saksi di antaranya pelapor HM dan saksi HI.

Saksi pelapor HM kembali diperiksa karena pada sidang sebelumnya sempat pingsan di tengah persidangan.

Selain memeriksa saksi, majelis juga memperdengarkan rekaman telepon antara saksi pelapor HM dengan terdakwa Baiq Nuril. Rekaman inilah yang kemudian menyebar dan menyebabkan HM dihentikan dari jabatannya kepala sekolah.

"Pada pemeriksaan saksi diperdengarkan konten pembicaraan di rekaman," kata Didiek.

Diberitakan sebelumnya, Baiq Nuril ditahan karena dilaporkan atasannya, HM, dengan tuduhan menyebarkan rekaman pembicaraan telepon yang diduga mengandung unsur asusila.

Ibu tiga anak ini terpaksa harus meninggalkan keluarganya setelah menjadi terdakwa dalam kasus ITE.

Baiq Nuril didakwa dengan Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca juga: Baiq Nuril Dijerat UU ITE, Aparat Dinilai Tak Lihat Perspektif Korban

Saat ini kasus Baiq Nuril sudah memasuki proses persidangan ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Mataram. Keprihatinan terhadap Baiq Nuril pun muncul dari berbagai kalangan.

Mereka yang prihatin terhadap Baiq Nuril telah menandatangani petisi #SaveIbuNuril sebagai salah satu bentuk dukungan moral.

Kompas TV Paranormal Ini Tersangka Penyebar Kebencian

PenulisKontributor Mataram, Karnia Septia
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X