Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Bima - Kompas.com

Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Bima

Kontributor Bima, Syarifudin
Kompas.com - 16/05/2017, 05:30 WIB
KOMPAS.com/Syarifudin Kebakaran setidaknya telah menghanguskan lima rumah di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB, Senin malam (15/5/2017)

BIMA, KOMPAS.com - Kebakaran hebat terjadi di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (16/5/2017).

Sebanyak lima rumah panggung milik warga di desa itu hangus dilalap si jago merah.

Kapolres Bima AKBP Eka Fatur Rahman SIK mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.56 Wita. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun saat ini polisi masih mengamankan lokasi kebakaran.

“Penyebab kebakaran sedang kita selidiki, dengan mengintrogasi saksi dan penghuni lima rumah yang terbakar,” ujar Eka kepada wartawan, Senin malam (15/5/2017).

Baca juga: Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bima

Ia menuturkan, dari keterangan saksi menyebutkan sumber api berasal dari rumah salah seorang warga. Api kemudian begitu cepat menjalar dan membakar rumah-rumah yang terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.

Tak lama berselang, beberapa unit mobil kebakaran milik BPBD dan mobil water canon Polres Bima tiba di lokasi untuk memadamkan api. Warga juga membantu petugas menyiram api yang terus berkobar.

Sekitar 30 menit, api akhirnya bisa dipadamkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini.

“Situasi kebakaran sudah terpantau kondusif, tidak ada korban jiwa,” terang Eka.

Baca juga: Pasar Tradisional Terbesar di Ponorogo Terbakar

Lima rumah yang terbakar terdiri dari 3 unit rumah panggung 12 tiang dan 2 rumah 9 tiang.

“Lima rumah yang terbakar milik warga, yakni Amrin Ibrahim (40), Abdul Munir (48), Furkan (40), Junaid (38) dan Suaeb (49),” pungkasnya.

Kompas TV Klinik di Pusat Sejarah TNI Jakarta Hangus Terbakar

PenulisKontributor Bima, Syarifudin
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X