Ganjar: Twitter Saya Sudah Di-"hack" Berkali-kali... - Kompas.com

Ganjar: Twitter Saya Sudah Di-"hack" Berkali-kali...

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Kompas.com - 15/05/2017, 18:54 WIB
Kompascom/Nazar Nurdin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa akun media sosial miliknya kerap dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pembobolan terjadi, terutama di akun Twitter miliknya, @ganjar_pranowo.

"Twitter saya sudah berkaki-kali di-hack sama orang, bukan sekali, tapi berkaki-kali," kata Ganjar, mengomentari merebaknya kasus ransomware, Senin (15/5/2017).

Untuk antisipasi, Ganjar mengaku kerap mengubah kata sandi atau password. Hal ini sebagai langkah proteksi agar akun Twitter tidak disalahgunakan.

"Pasword diganti terus, maka saya dikasih tahu tim GRMS (goverment riset management system) bahwa Twitter saya dibobol orang terus, maka diam-diam saya proteksi dan saya lawan," kata dia.

Sementara itu, terkait fenomena ransomware, Ganjar meminta ada aksi nyata untuk mengantisipasi agar kejadian yang menimpa rumah sakit di Jakarta Timur tidak terjadi di Jawa Tengah.

Baca juga: Ransomware WannaCry, Ini Baru Awalnya Saja

"Imbauan kalau enggak ada aksi bahaya, dan itu sudah kena rumah sakit di Jakarta kemudian error dan minta duit, maka tim bisa melakukan eksekusi minimal firewall bisa bergerak atau tidak, bisa mengamankan atau tidak, jadi data diamankan dulu. Surat perlu ditindaklanjuti dengan aksi," kata pria 48 tahun ini.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang sudah melakukan antisipasi serangan ransomware dengan mencabut sambungan internet, dan melakukan back up data yang ada di seluruh komputer. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun menjamin jika instansinya bersih dari virus tersebut.

Pemerintah, kata Hendrar, telah mematikan komputer, terutama di instansi kesehatan.

"Butuh waktu sekitar tiga jam bagi kami melakukan backup melalui sistem operasi linux, dan baru selesai jam 03.00, dan kami (sudah) aktifkan kembali," kata Hendrar, Senin (15/5/2017). 

Baca juga: Buru-buru Back-up Data di Kantor Pemerintah karena Ransomware WannaCry

Kompas TV Cegah Virus â??Ransoware Wannacryâ?? (Bag 2)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Semarang, Nazar Nurdin
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X