Warga Temukan Mayat Bayi Perempuan di Masjid di Gunungkidul - Kompas.com

Warga Temukan Mayat Bayi Perempuan di Masjid di Gunungkidul

Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Kompas.com - 21/04/2017, 09:49 WIB
Kompas.com/Markus Yuwono Warga berkumpul di halaman masjid Nurul Hadi untuk melihat mayat bayi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Warga Dusun Logandeng, Desa Logandeng, Kecamatan Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, dihebohkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan di kamar mandi Masjid Nurul Hadi, Jumat (21/04/2017).

Kepala Desa Logandeng, Suhardi menyebutkan, bayi itu pertama kali ditemukan pengurus masjid Yayuk yang hendak membersihkan masjid sekitar pukul 05.20 WIB. Saat memasuki kamar mandi, ada bungkusan plastik warna hitam.

"Saat membersihkan masjid, bu Yayuk melihat bungkusan plastik besar di sekitar kamar mandi, setelah dibuka isinya bayi perempuan yang sudah meninggal," katanya.

Yayuk lantas menghubungi dirinya, kemudian dilanjutkan ke Polsek Playen. Petugas kepolisian yang datang bersama petugas medis dari Puskesmas Playen 1 langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).  

"Tadi bayi sudah dimandikan. Akan kami rawat dan makamkan di makam desa," ujarnya.

Sementara itu, dokter Puskesmas 1 Playen, Jolanda Barahama mengatakan, berdasarkan pemeriksaan luar,  bayi perempuan ini lahir saat usia kandungan 6 sampai 7 bulan. Hal itu terlihat dari bobot bayi yang kurang dari 1 kilogram.

"Bayinya berjenis kelamin perempuan, lengkap dengan ari-ari diperkirakan meninggal karena kehabisan oksigen saat dimasukkan kedalam tas," katanya.

Dari pantauan, puluhan warga masih berada di lokasi, sementara lokasi penemuan jenasah dibersihkan warga setempat. Warga rencananya akan segera memakamkan bayi malang tersebut.  Jenazah bayi masih disemayamkan di masjid dan sudah diberikan kain kafan.

Baca juga: Kondisi Membaik, Bayi Kembar Devina-Devani Bisa Pulang

PenulisKontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
EditorErlangga Djumena
Komentar
Terkini Lainnya
'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
"Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi
Megapolitan
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik
Regional
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia
Internasional
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia
Regional
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan
Regional
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu
Nasional
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP
Nasional
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute
Internasional
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran
Regional
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang
Internasional
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan
Nasional
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Menikmati Takjil Bubur Lodeh, Tradisi Buka Puasa dari Abad ke-16
Regional
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Perlintasan Kereta Api di Pisangan Baru Ditutup untuk Uji Coba
Megapolitan

Close Ads X