Selasa, 28 Maret 2017

Regional

Pencurian Dua Butir Kelapa Picu Penyerangan Kampung di Lampung

Senin, 20 Maret 2017 | 07:14 WIB
HANDINING Ilustrasi penyerangan

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com -  Pencurian dua butir kelapa oleh seorang remaja memicu penyerangan sebuah kampung di Lampung, sehingga menyebabkan kerusakan dua unit rumah di Pekon Guring, Pematang Sawah, Tanggamus.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/3/2017) malam, sekitar pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (18/3/2017) dinihari, pukul 02.00 WIB. Situasi dapat dikendalikan setelah satu Kompi Satuan Brimob Polda Lampung tiba di lokasi.

Insiden ini bermula Seti Mahmudin (16) mengecek kebun kelapa milik orang tuanya. Sampai di kebun, dia mendapati seorang anak berusia 15 tahun, Sb, sedang naik pohon kelapa dan beberapa butir kelapa ada di bawah pohon.

Kemudian Seti meminta Sb turun dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan mengajaknya ke rumah Kepala Pekon Guring. Di perjalanan, Sb melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Melihat Sb kabur, Seti menembakan senapan angin yang dipegangnya ke arah Sb.

“Tembakan itu mengenai punggung Sb yang terus berlari ke rumahnya. Tiba di rumah, keluarga Sb tidak terima dan melaporkan Seti ke Polsek Pematangsawa. Sementara Seti dan keluarganya juga melaporkan pencurian kelapa ke pekon dan diteruskan ke polsek yang sama. Jadi keduanya saling melapor,” kata Kabid Humas Polda Lampung Sulistyaningsih pada Senin pagi (20/3/2017).

Buntut insiden tersebut, pada Jumat (17/3/17) sekitar jam 21.00 WIB, sejumlah warga bergerak ke kediaman Sunoto, orangtua Seti. Massa juga melempari rumah kediaman Legiyo, kakak Seti.

Anggota Polsek Pematangsawa yang mendapat informasi segera menuju lokasi.

"Karena kemarin kondisi masih memanas, personel gabungan Polres dan Brimob ikut diturunkan,” kata Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora.

Kini keduanya belah pihak sudah menyepakati berdamai dan kondisi lapangan sudah kondusif. Namun demikian, polisi masih melakukan pengamanan sampai kondisi kampung benar-benar kondusif.

Baca juga: Seorang Polisi di Jombang Jadi Korban Penyerangan Salah Sasaran

Penulis: Kontributor Lampung, Eni Muslihah
Editor : Erlangga Djumena