Kamis, 23 Maret 2017

Regional

Putra Sulung Wali Kota Madiun Enggan Bicarakan soal Pemeriksaan KPK

Senin, 27 Februari 2017 | 20:54 WIB
KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Putra sulung tersangka Wali Kota Madiun Bambang Irianto, Bonie Laksmana, diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Gedung Bhara Makota Polres Madiun terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang, Senin (27 /2/2017). Bonie masuk kembali menuju ruang pemeriksaan setelah istirahat shalat.

MADIUN, KOMPAS.com - Selain memeriksa adik kandung tersangka Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi juga memeriksa putra sulung tersangka Bambang, yakni Bonie Laksmana.

Pemeriksaan terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat bapaknya di gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota, Senin (27/2/2017) siang.

Di sela-sela istirahat pemeriksaan seusai salat dzuhur, Bonie yang mengenakan baju pendek warna silver dipadu celana panjang enggan berkomentar kepada wartawan.

Putra pertama Bambang itu langsung masuk kembali ke ruang pemeriksaan.

Pemeriksaan Bonie sebagai saksi merupakan kali kedua dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang oleh Bambang.

Bonie diduga banyak mengetahui praktik pencucian yang diduga dilakukan oleh ayahnya.

KPK sudah melakukan pencekalan terhadap Bonie ke luar negeri setelah Bambang ditetapkan sebagai tersangka.

Hari ini, tim penyidik KPK juga memeriksa Ketua DPRD Kota Madiun Istono dan adik kandung tersangka Bambang Irianto, Armaya, di Gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota.

Keduanya diperiksa sebagai saksi kasus yang melibatkan Bambang.

Tak hanya Istono dan Armaya, KPK juga memeriksa seorang anggota DPRD Kota Madiun dari Partai Demokrat, Yuliana. Ketiga anggota DPRD dari Partai Demokrat itu datang bersamaan ke Gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota menggunakan dua mobil.

Penulis: Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi
Editor : Laksono Hari Wiwoho
TAG: