Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tolak Penutupan, Pekerja Gang Dolly Serbu Kantor Kelurahan

Kompas.com - 19/05/2014, 11:45 WIB
Kontributor Surabaya, Achmad Faizal

Penulis

SURABAYA, KOMPAS.com - Ratusan warga pekerja di Dolly Surabaya menggelar aksi menolak penutupan lokalisasi pelacuran itu, Senin (19/5/2014).

Didukung sejumlah elemen buruh, mereka menyerbu Kantor Kelurahan Putat Jaya di Jalan Dukuh Kupang Surabaya.

Pengunjuk rasa yang terdiri dari pekerja seks komersial (PSK), mucikari, pedagang lokalisasi, dan aktivis elemen buruh memulai aksi dari Gang Dolly, dan berjalan kaki menuju depan Kantor Kelurahan Putat Jaya yang lokasinya tidak jauh dari Gang Dolly.

Berbagai poster dan spanduk yang berisi penolakan penutupan komplek prostitusi itu diusung oleh pengunjuk rasa yang memakai kostum serba hitam itu.

Salah satu dari mereka juga ada yang menggunakan kostum pocong yang menandakan bahwa hati nurani dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, telah mati karena menutup Dolly.

"Turunkan Risma dari Wali Kota karena tidak becus dan tidak memihak kepada warga," kata Pokemon, salah satu koordinator aksi.

Menurut Pokemon, di mendesak Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur membatalkan penutupan Dolly pada 19 Juni mendatang.

"Kami juga menolak segala bentuk diskriminasi dan intimidasi yang ditujukan kepada lokalisasi, seperti disebut sebagai sarang narkoba. Serta meminta segala aktivitas yang menimbulkan keresahan, dan ketidaknyamanan masyarakat lokalisasi yang jelas-jelas melanggar hak asasi manusia dihentikan sekarang juga," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com