Sabtu, 29 November 2014

News / Regional

Rem Blong, Truk Sambar Deretan Motor di Lampu Merah

Kamis, 24 Oktober 2013 | 20:52 WIB
KOMPAS.com / YOVANDA NONI Truk Tronton ini mengalami tabrakan dua kali dalam sehari. mengakibatkan dua orang meninggal, dan sembilan orang luka-luka

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sebuah truk tronton bernopol KT 8887 BG menabrak satu bus dan tujuh sepeda motor di Simpang Empat Karang Paci, tepatnya di Jalan Tengkawang, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (24/10/2013) pukul 17.00 Wita.

Kecelakaan itu mengakibatkan dua pengendara sepeda motor tewas dan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka. Dua korban meninggal bernama Josua dan Sutarman. Para korban luka kini dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, truk tronton merah yang dikemudikan Suriyanto itu melaju kencang dari arah Jalan MT Haryono, menuruni kawasan Gunung Simpang Empat, Karang Paci.

Dari situ, truk tersebut membelok ke kiri menuju Jalan Tengkawang. Namun truk itu lepas kendali dan menghantam jalur sebelah kanan, sementara di jalur tersebut banyak sepeda motor yang tengah berhenti karena lampu merah.

Suriyanto yang panik berusaha mengerem truknya, namun ternyata remnya blong. Truk itu pun menabrak bus dan menyeret motor-motor yang berhenti di lampu merah tersebut. Truk itu kemudian menabrak pagar pembatas kantor Dinas Pekerjaan Umum Kaltim.

Suriyanto nyaris dihajar massa yang berada di lokasi kecelakaan. Namun dia diamankan petugas keamanan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan polisi yang datang tidak lama setelah kejadian.

Menurut seorang saksi mata, Fendi, pengendara sepeda motor yang saat itu berada di belakang bus, mengaku nyaris tersambar truk. “Kejadiannya cepat sekali, karena lampu merah menyala saya harus berhenti. Di depan saya ada bus angkutan karyawan batubara. Bus itulah yang ditabrak duluan. Kalau tidak ada bus itu, saya pasti ikut tertabrak,” jelasnya.

Saksi mata lainnya, Rudje Saputra mengatakan, sebelum menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Tengkawang, truk itu sudah menabrak becak dan gerobak di Jalan Suryanata Air Putih. “Truk ini sial dua kali. Pertama menabrak rombong dengan gerobak di Air Putih sekitar jam 4.30 tadi. Supirnya sudah berurusan dengan warga Air Putih dan truk diparkir di kawasan Rawa Indah. Setelah urusan selesai, truk itu jalan lagi, dan berselang satu jam malah tabrakan lagi,” terangnya.

Dikatakan Kasatlantas Polresta Samarinda Didik Hariyanto, dugaan kecelakaan kali ini masih dalam penyelidikan, dugaan sementara penyebab kecelakaan karena rem blong. “Saat ini sopir truk tersebut sudah dibawa ke Polresta Samarinda untuk pemeriksaan selanjutnya,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Samarinda, Yovanda Noni
Editor : Kistyarini