Situasi Pulau Bangka Memanas, Warga Saling Kejar - Kompas.com

Situasi Pulau Bangka Memanas, Warga Saling Kejar

Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Kompas.com - 01/10/2013, 13:27 WIB
Kompas.com/Ronny Adolof Buol Warga di Desa Kahuku, Pulau Bangka, Minahasa Utara, saling berhadapan dengan adanya aktivitas PT. Mikgro Metal Perdana yang akan mengeksplorasi biji besi di pulau tersebut.

MANADO, KOMPAS.com — Situasi di Pulau Bangka, khususnya di Desa Kahuku, Kecamatan Likupang, Minahasa Utara, semakin panas. Warga yang pro dan kontra dengan kehadiran investor tambang saling berhadapan.

"Hingga siang ini sudah empat kali rusuh, warga saling kejar-kejaran dengan batu dan senjata tajam," ujar Maria Taramen dari Lembaga Tunas Hijau yang turut berada di lokasi, Selasa (1/10/2013).

Laporan dari Kahuku menyebutkan aparat polisi dan Brimob terlihat kelabakan mengamankan situasi. Bahkan, anggota Brimob sudah sempat mengarahkan moncong senjata ke warga yang bertikai. Untuk mengamankan situasi, Babinsa dari TNI juga diturunkan ke lokasi.

Aparat mencoba bernegosiasi dengan PT Mikgro Metal Perdana (MMP) yang mendapat izin eksplorasi tambang. Namun, pihak PT MMP mengatakan bahwa mereka tidak perlu melakukan negosiasi lagi.

"Mendapat pernyataan itu, warga marah lalu mengamuk dan merampas peralatan kerja para pekerja PT MMP, tetapi mereka tetap tidak mau pergi," ujar Maria.

Salah satu pemilik perusahaan PT MMP, Mr Young, terlihat turun ke lokasi untuk berbicara langsung dengan warga yang menolak kehadiran perusahaan asal China tersebut. Pihak PT MMP menawarkan untuk mempekerjakan warga menjadi pekerja khusus di perusahaan dengan kompensasi gaji Rp 2 juta per bulan. Namun, warga tetap menolak dan tidak mau berkompromi.

"Warga yang menolak memberi waktu hingga pukul 05.00 sore ini agar PT MMP menarik semua perkataannya dan pekerjanya, jika tidak warga mengancam akan membakar semua peralatan milik mereka," kata Maria.

Kini konsentrasi warga yang menolak semakin banyak dengan kedatangan warga dari Kinabuhutan yang ikut bergabung. Aparat polisi juga sudah menambah kekuatan dengan mengerahkan anggota Brimob lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Desa Kahuku yang menolak kehadiran PT MMP di pulau mereka nyaris membakar alat bor tambang yang mau diturunkan, Senin (30/9/2013) kemarin.

Beberapa wartawan yang meliput pun diintimidasi bahkan dilempari batu oleh warga yang setuju adanya tambang. PT MMP mendapat izin usaha penambangan bijih besi di Pulau Bangka. Izin tersebut diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, tetapi kemudian ditentang oleh sebagian besar warga.

Warga menganggap pulau mereka yang hanya seluas 4.700 hektar terancam rusak dengan kehadiran tambang. Dua dari tiga desa di pulau eksotis itu juga akan direlokasi ke daerah baru sebagai dampak dibukanya tambang. Beberapa destinasi pariwisata di pulau tersebut pun terancam punah dengan adanya eksploitasi tambang.

PenulisKontributor Manado, Ronny Adolof Buol
EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Datangi Proyek MRT, Anies-Sandi Tegaskan Eksekusi Lahan di Haji Nawi

Datangi Proyek MRT, Anies-Sandi Tegaskan Eksekusi Lahan di Haji Nawi

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi 'One Man Show', Kadang Presiden, Gubernur, Tukang Bagi Sepeda

Fadli Zon: Jokowi 'One Man Show', Kadang Presiden, Gubernur, Tukang Bagi Sepeda

Nasional
Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 3,9 Miliar

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 3,9 Miliar

Regional
Mantan Presdir Allianz Minta Diperiksa pada 26 Oktober

Mantan Presdir Allianz Minta Diperiksa pada 26 Oktober

Megapolitan
Tabrakan Bus di Aceh Utara Tewaskan Kernet dan Sopir

Tabrakan Bus di Aceh Utara Tewaskan Kernet dan Sopir

Regional
Kesal Pasien Dialihkan Jadi Alasan Dokter Todongkan Pistol Mainan ke Stafnya

Kesal Pasien Dialihkan Jadi Alasan Dokter Todongkan Pistol Mainan ke Stafnya

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Dinilai Belum Aman, Cawapres Jadi Faktor Penentu

Elektabilitas Jokowi Dinilai Belum Aman, Cawapres Jadi Faktor Penentu

Nasional
Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah Wali Songo dan Truk, Dua Luka Parah

Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah Wali Songo dan Truk, Dua Luka Parah

Regional
Mantan Biduan Berusia 73 Tahun Juarai Kontes Kecantikan Para Nenek

Mantan Biduan Berusia 73 Tahun Juarai Kontes Kecantikan Para Nenek

Internasional
Gerbang Tol Karawang Barat 2 Ditutup Jumat Sore Ini hingga Besok Pagi

Gerbang Tol Karawang Barat 2 Ditutup Jumat Sore Ini hingga Besok Pagi

Megapolitan
Tembok Perbatasan Meksiko Tahan Gempuran Palu dan Bor Listrik

Tembok Perbatasan Meksiko Tahan Gempuran Palu dan Bor Listrik

Internasional
Kunjungi Bandung, Dubes Perancis Bakal Bantu Permak Stasiun Bandung

Kunjungi Bandung, Dubes Perancis Bakal Bantu Permak Stasiun Bandung

Regional
Jokowi Diminta Waspadai Fenomena Pilkada DKI Terulang pada Pilpres

Jokowi Diminta Waspadai Fenomena Pilkada DKI Terulang pada Pilpres

Nasional
Demi Sebungkus Rokok, Buruh Bangunan Ini Nekat Edarkan Obat Terlarang

Demi Sebungkus Rokok, Buruh Bangunan Ini Nekat Edarkan Obat Terlarang

Regional
BPTJ: Kerugian akibat Macet Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

BPTJ: Kerugian akibat Macet Jabodetabek Rp 100 Triliun per Tahun

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM