Hari Ini, Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda - Kompas.com

Hari Ini, Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 04/08/2013, 09:33 WIB
TRIBUN / HERUDIN Ilustrasi: pemudik menunggu menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2013). Stasiun tersebut mulai dipadati pemudik dengan tujuan berbagai daerah di sekitar Pulau Jawa.

SURABAYA, KOMPAS.com - Puncak arus mudik di Bandara Internasional Juanda, Surabaya diprediksi akan terjadi hari ini, Minggu (4/8/2013) atau H-4 lebaran. Pemudik diperkirakan mencapai 57.000 penumpang, dan sebagian besar berasal dari rute domestik seperti Jakarta, Makassar, dan Balikpapan.

Menurut General Manajer PT Angkasapura I Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, Trikora Harjo, prediksi tersebut karena sebagian besar pegawai kantor memasuki hari libur lebaran sejak Sabtu (3/8/2013) kemarin.

"Masyarakat ingin lebih awal pulang kampung karena libur setelah lebaran tidak terlalu lama," katanya, Minggu (4/8/2013).

Meskipun tidak signifkan, jumlah pemudik juga disumbang oleh penumpang di rute internasional seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.

"Kebanyakan mereka adalah TKI yang mengambil cuti kerja tepat saat lebaran," tambahnya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti TNI-Polri, otoritas bandara, maskapai, Custom, Imigrasi dan Quarantine (CIQ), dan KKP untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang di bandara dengan mendirikan posko mudik sejak H-7 lalu.

PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Juanda memperkirakan arus penumpang saat mudik Lebaran 2013 melalui bandara tersebut bakal mencapai 905.167 orang dengan jumlah pesawat 6.364 unit, sejak H-9 hingga H+7 Lebaran. Jumlah itu naik 20 persen dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu jumlah penumpang saat lebaran 761.819 jiwa dengan dilayani 6.042 pesawat," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X