Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Duel Maut Residivis di Temanggung, Polisi Kembali Tetapkan Tersangka

Kompas.com - 27/05/2024, 16:49 WIB
Egadia Birru,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Jajaran kepolisian setempat kembali menetapkan tersangka dalam kasus duel maut antara dua residivis di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, awal Mei silam.

Seorang tersangka ini disebut berperan sebagai provokator.

Diberitakan sebelumnya, dua pria berkelahi di lapangan Desa Nguwet, Kecamatan Kranggan, Temanggung pada Kamis (9/5/2024) dini hari.

Baca juga: Duel Maut 2 Residivis di Temanggung, Korban Tewas Kena Tusuk

Duel ini melibatkan warga setempat, Milat Heldiyansah (29) dan Yonathan Sandy Edduardo (31) asal Kelurahan Banyuurip, Temanggung.

Singkat cerita, Yonathan menusuk Milat dengan pisau di bagian punggung.

Nyawa Milat tidak dapat diselamatkan saat dirawat di RSUD Temanggung.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Temanggung kembali menetapkan satu tersangka bernama Septian Nugroho (33) asal Kelurahan Butuh, Temanggung.

“Dia ini bukan hanya nonton (duel). Tapi, yang memfasilitasi, yang menjemput korban di rumah. Di kala ini (duel) sudah mau cukup, tetapi dia memprovokasi, ‘ayo lagi! Kalau enggak, kamu tak hajar, lho’,” ujar Kepala Satreskrim Polres Temanggung, AKP Budi Raharjo dalam konferensi pers, Senin (27/5/2024).

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Duel Maut Residivis di Temanggung


Baca juga: Coba Bermain Saham, Mahasiswi di Pulau Sebatik Gelapkan Uang J&T hingga Lebih Rp 300 Juta

Motif duel maut

Lapangan Nguwet, Temanggung yang menjadi lokasi duel maut dua residivis, Kamis (9/5/2024).KOMPAS.com/Egadia Birru Lapangan Nguwet, Temanggung yang menjadi lokasi duel maut dua residivis, Kamis (9/5/2024).

Sebelumnya, jajaran kepolisian setempat menetapkan tersangka Yonathan dan Dicky Wijaya (25) asal Kelurahan Butuh.

Nama terakhir berperan sebagai pemberi pisau kepada Yonathan. Alat tersebut jenis pisau dapur sepanjang 25 cm.

Budi mengatakan, senjata tersebut dibuang Yonathan di seputaran tempat kejadian perkara. Namun, sampai saat ini tidak ditemukan.

“Statusnya masuk daftar pencarian barang bukti,” imbuh dia.

Baca juga: Disdikpora Kota Yogyakarta Keluarkan SOP Study Tour, Apa Saja Isinya?

Pertarungan keduanya disaksikan istri masing-masing

Yonathan dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara, Dicky dan Septian disangkakan Pasal 56 tentang pembantu kejahatan dengan ancaman terungku yang sama.

Halaman:


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Kesaksian Warga soal Tempat Judi Online di Purwokerto, Aktivitas 24 Jam dan Banyak Anak Muda

Regional
Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Penjelasan Disnaker Kota Semarang soal PHK Massal di PT Sai Apparel

Regional
Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari Mobil Xtrail Hitam di Jambi, Polisi Buru Pelaku

Regional
Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Tewaskan Lawan Tawuran, Pemuda di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Tragedi di Hotel Kelas Melati di Kuningan, Gadis Muda Asal Jakarta Dibunuh Kekasihnya

Regional
Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Pilkada Jambi, Gerindra Siapkan 3 Kader Potensial

Regional
Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Di Tengah Sengketa Lahan, PPDB SDN 212 Kota Jambi Tetap Dibuka

Regional
Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Golkar-PKS Wacanakan Tim Khusus Koalisi untuk Pilkada Solo 2024

Regional
Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana di Hotel Kuningan, Korban Dibunuh Pacar yang Cemburu

Regional
Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Pulang Merantau dari Kalimantan, Ayah Dihabisi Anaknya di Kebumen, Ada Sayatan Benda Tajam

Regional
Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Ketua TP PKK Pematangsiantar Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak-anak PAUD

Regional
Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Gerebek 3 Tempat Judi Online di Purwokerto, Polisi Amankan Puluhan Orang dan Ratusan Komputer

Regional
2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

2 Orang Terseret Arus di Pantai Lhoknga, 1 Tewas, 1 Masih Hilang

Regional
6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

6 Karyawan Koperasi di Sikka Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan dalam Jabatan

Regional
Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Dengan Tema Manjadda Wajada, Festival Al-A’zhom Kota Tangerang Akan Kembali Hadir pada Awal Juli 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com