Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Hadiri Halalbihalal Pemprov Sumsel, Agus Fatoni: Silaturahmi Pererat Kesatuan dan Persatuan

Kompas.com - 20/04/2024, 12:31 WIB
Inang Sh ,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Tabligh Akbar dan Halalbihalal di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (19/4/2024).

Acara yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bertujuan untuk mengeratkan silaturahmi diantara jajaran lingkup Pemprov Sumsel.

Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengucapkan selamat Idul Fitri 1445 Hijriah (H) dan mohon maaf lahir batin kepada semua yang hadir. 

Dia mengatakan, banyak hikmah yang diperoleh warga Sumsel, utamanya umat muslim, selama sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Melalui kegiatan itu, Fatoni juga memotivasi umat Islam untuk menguatkan persatuan dan selalu berbuat kebajikan. 

"Dengan silaturahmi juga dapat memperkuat persatuan dan kesatuan. Terima kasih atas kehadiran semuanya,” ujarnya dalam siaran pers. 

Baca juga: Pimpin Apel Bulanan Pemprov Sumsel, Pj Gubernur Agus Fatoni Sampaikan Apresiasi hingga Ajak Pegawai Berinovasi

Adapun kegiatan Tabligh Akbar dan Halalbihalal itu dihadiri oleh jajaran pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel. 

“Semoga tabligh akbar dan halalbihalal ini semakin menggugah keimanan dan ketakwaan kita serta dapat memotivasi kita semua agar berbuat kebaikan terus menerus setiap hari," ucapnya. 

Fatoni juga mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk terus bersyukur atas nikmat dan rahmat yang diberikan Allah. 

"Setelah beribadah puasa sebulan penuh dan bertemu dengan Idul Fitri kita bersyukur karena masih bisa bersilaturahmi. Mudah-mudahan bulan suci akan meningkatkan ketakwaan dan iman pada Allah SWT," ujar Fatoni. 

Pada kesempatan itu, Ustaz Wijayanto memberikan ceramah dengan menjelaskan halalbihalal sebagai sebuah tradisi murni yang hanya ada dan dilaksanakan di Indonesia. 

Baca juga: Di Hadapan Ketua BKKBN Sumsel, Pj Ketua TP-PKK Tyas Fatoni Tegaskan Komitmen Turunkan Prevalensi Stunting

Dia menjelaskan, halalbihalal mengajak umat Islam melebur segala kesalahan dan saling memaafkan satu sama lain.

"Makanya, gagal makna halalbihalal kita jika kita duduk bareng, tetapi hatinya masih pecah," katanya. 

Wijayanto juga mengajak semua peserta tabligh akbar dan halalbihalal saling memaafkan dan menjaga silaturahmi. 

Dia menegaskan, silaturahmi seperti itu perlu terus dijaga agar rida Allah dapat diraih. 

Wijayanto juga mendoakan Provinsi Sumsel semakin berkah di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni.

"Kami doakan di bawah kepemimpinan Pj Gubernur ini Sumsel semakin berkah. Karena saya dengar tiap malam Jumat di sini digelar pengajian. Semoga berkah karena berkah dapat diraih jika kita tidak pernah melepaskan hubungan dengan Allah," tandasnya. 

Baca juga: Ratusan Kerbau di Sumsel Mati Terpapar Penyakit Ngorok, 10.000 Dosis Vaksin Disiapkan

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Sekda Provinsi (Sekdaprov) Sumsel SA Supriono, Asisten I Pemprov Sumsel Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Edward Chandra dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Hadir pula Pj Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumsel Tyas Fatoni.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com