Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TNI AU Sediakan Pesawat Gratis untuk Prajurit AU Kembali ke Perbatasan

Kompas.com - 15/04/2024, 14:08 WIB
Glori K. Wadrianto

Editor

Sumber Antara

NATUNA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara (AU) menyediakan pesawat gratis untuk prajurit yang kembali bekerja di perbatasan, yakni di Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kepulauan Riau, setelah libur lebaran di kampung halaman.

Komandan Lanud RSA Natuna Kolonel Pnb Dedy Iskandar melalui keterangan resmi yang diterima di Natuna, Senin (15/4/2024) mengatakan, pesawat yang membawa personel TNI tersebut adalah Hercules A-1340 dari Skadron Udara 31.

Pesawat tersebut, kata dia, berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menuju Lanud Supadio Pontianak dan tiba di Lanud RSA pada Minggu (14/4/2024).

Baca juga: Ke KSAU Tonny, Menko Polhukam Minta Amankan Selat Malaka dan Laut Natuna Utara

Jumlah personelnya yang ikut dalam pesawat tersebut ada sebanyak 30 orang.

"Dukungan penerbangan ini memungkinkan prajurit untuk menghemat waktu dan biaya perjalanan, sehingga mereka dapat lebih lama bersama keluarga tercinta," ucap Dedy.

Selain membawa prajurit kembali ke Natuna, TNI AU sebelumnya pada Kamis (4/4/2024) juga memberikan mudik gratis menggunakan pesawat Hercules A-1315 dari Natuna ke Malang bagi prajurit yang bertugas di Natuna.

"Penerbangan mudik lebaran ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen pimpinan TNI Angkatan Udara dalam memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggota," ujar dia.

Baca juga: 78 Tahun Dikendalikan Singapura, Ruang Udara Natuna Akhirnya Kembali ke Indonesia

Dedy menjelaskan, dukungan tersebut tidak hanya diberikan kepada prajurit militer, namun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) Lanud Raden Sadjad Natuna.

"Dukungan ini menjadi berkah bagi kami, para prajurit yang bertugas di Natuna yang jauh dari keluarga."

"Dengan adanya bantuan ini, anggota dapat berkumpul dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta," imbuh dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com