Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antrean Kendaraan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak Mengular sampai ke Jalan Raya

Kompas.com - 08/04/2024, 17:45 WIB
Rasyid Ridho,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

CILEGON, KOMPAS.com - Kepadatan masih terlihat di Pelabuhan Merak pada Senin (8/4/2024) atau H-2 Lebaran 2024. Meski padat, arus lalu lintas di gerbang tol sampai pintu masuk pelabuhan terpantau lancar.

Pantauan Kompas.com pukul 16.00 WIB, tidak ada lagi antrean kendaraan di jalan akses menuju pelabuhan atau di Jalan Cikuasa Atas.

Baca juga: Skema Tiba-Bongkar-Berangkat Pelabuhan Merak Jadi Bumerang, Pakar: Itu Bukan Solusi Cerdas

Arus kendaraan yang keluar dari gerbang tol Merak sudah lancar tanpa ada lagi antrean penjang seperti H-4 dan H-3.

Namun, antrean panjang masih terjadi di dermaga 6 atau eksekutif Pelabuhan Merak.

Antrean bahkan terjadi sebelum tol gate atau loket pemeriksaan tiket dengan ekor antrean ke Jalan Raya Cilegon-Merak.

Baca juga: 10 Jam Antre, Pemudik Mobil di Dermaga 6 Pelabuhan Merak Protes

Panjangnya antrean membuat pemudik mematikan mesin kendaraan dan beristirahat.

Sejumlah pemudik pun terlihat berada di luar mobil dengan membuka kursi lipat untuk duduk-duduk.

Buffer zone di dermaga kapal ekspres sudah terisi penuh oleh kendaraan yang menunggu giliran masuk ke dalam kapal.

Tak hanya dermaga 6, seluruh kantong-kantong parkir dermaga sudah dipenuhi kendaraan yang didominasi mobil pribadi.

Bedanya, di dermaga reguler tidak ada antrean panjang di loket tiket seperti dermaga eksekutif.

Penumpang pejalan kaki yang turun dari bus di terminal terpadu merak (TTM) terus berdatangan untuk melanjutkan perjalanan ke Sumatera.

"Tadi di jalan tol sampai depan pintu masuk pelabuhan lancar, tapi ini di dalam antre panjang," ujar salah satu pemudik dari Cikarang tujuan Lampung Aan (31) di dermaga eksekutif Merak, Senin (8/4/2024).

Baca juga: Mengenal Delaying Sistem, Skema buat Urai Kepadatan di Pelabuhan Merak

Aan mengaku arus lalu lintas mudik tahun ini dinilai lebih parah dari arus mudik tahun-tahun sebelumnya.

"Ini pengalaman paling parah macet di Merak paling lama itu 3 sampai empat jam, ini lebih dari itu," kata Aan.

Berdasarkan data Posko Merak total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-7 hingga H-3 sebanyak 530.087 orang.

Angka itu naik 1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 522.580 orang.

Sedangkan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 125.245 unit atau naik 5 persen dari tahun lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mahakam Ulu Banjir Bandang, BPBD Baru Bisa Dirikan 1 Posko Pengungsian karena Akses Terputus

Mahakam Ulu Banjir Bandang, BPBD Baru Bisa Dirikan 1 Posko Pengungsian karena Akses Terputus

Regional
Mahakam Ulu Terendam Banjir: Ketinggian Air Capai 4 Meter, Ratusan Warga Mengungsi

Mahakam Ulu Terendam Banjir: Ketinggian Air Capai 4 Meter, Ratusan Warga Mengungsi

Regional
Baru Satu Minggu Dimakamkan, Makam Pemuda di Tarakan Dibongkar karena Ada Dugaan Penganiayaan

Baru Satu Minggu Dimakamkan, Makam Pemuda di Tarakan Dibongkar karena Ada Dugaan Penganiayaan

Regional
Nenek 65 Tahun di Sorong Diperkosa 5 Orang hingga Tewas, 1 Pelaku Ditangkap

Nenek 65 Tahun di Sorong Diperkosa 5 Orang hingga Tewas, 1 Pelaku Ditangkap

Regional
Bukit Kessapa, Tempat Bersejarah Penyebaran Ajaran Buddha yang Jadi Titik Awal Perjalanan Bhikku Thudong

Bukit Kessapa, Tempat Bersejarah Penyebaran Ajaran Buddha yang Jadi Titik Awal Perjalanan Bhikku Thudong

Regional
Lagi, 1 Anak di Gunungkidul Meninggal karena DBD, Total Ada 600 Kasus

Lagi, 1 Anak di Gunungkidul Meninggal karena DBD, Total Ada 600 Kasus

Regional
Mahakam Ulu Banjir Parah, Kantor Pemerintahan dan Mapolsek Terendam

Mahakam Ulu Banjir Parah, Kantor Pemerintahan dan Mapolsek Terendam

Regional
Banjir Rendam 37 Desa di Mahakam Hulu, BPBD: Terparah Sepanjang Sejarah

Banjir Rendam 37 Desa di Mahakam Hulu, BPBD: Terparah Sepanjang Sejarah

Regional
Dituntut 5 Tahun, Kades di Serang Banten Divonis Bebas Kasus Pemalsuan

Dituntut 5 Tahun, Kades di Serang Banten Divonis Bebas Kasus Pemalsuan

Regional
Beredar Surat Berkop DPRD Lebak Minta Loloskan 29 Anggota PPK Pilkada 2024

Beredar Surat Berkop DPRD Lebak Minta Loloskan 29 Anggota PPK Pilkada 2024

Regional
Lirik Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai dan Arti, Lagu Daerah Lampung

Lirik Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai dan Arti, Lagu Daerah Lampung

Regional
Paman dan Penasehat Maju Pilkada, Bobby: Itu Pilihan Masyarakat

Paman dan Penasehat Maju Pilkada, Bobby: Itu Pilihan Masyarakat

Regional
Cegah Bencana Susulan, Cuaca di Kaki Gunung Marapi Dimodifikasi

Cegah Bencana Susulan, Cuaca di Kaki Gunung Marapi Dimodifikasi

Regional
Teror Pencuri Spesialis Jok Motor di Masjid Semarang, Incar Korban saat Shalat

Teror Pencuri Spesialis Jok Motor di Masjid Semarang, Incar Korban saat Shalat

Regional
Pj Gubernur Banten Diberhentikan, Virgojanti Tak Lagi Jadi Plh Sekda

Pj Gubernur Banten Diberhentikan, Virgojanti Tak Lagi Jadi Plh Sekda

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com