Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepala Desa di NTT Hilang Saat Pancing Ikan di Dermaga

Kompas.com - 18/03/2024, 18:12 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dodu Tay (56), Kepala Desa Daha Elu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), hilang saat memancing ikan di dermaga setempat.

Kasus hilangnya Dodu dilaporkan ke aparat kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah.

"Kepala Desa Daha Elu, hilang sejak Rabu (13/3/2024) pekan lalu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Ariasandy kepada Kompas.com, Senin (18/3/2024).

Baca juga: Diterjang Ombak, Perahu Terbalik di Perairan Indramayu, 1 Orang Hilang

Ariasandy menyebut, Dodu hilang saat memancing ikan di dermaga Kapulit, Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah.

Dia menuturkan, kejadian itu bermula pada Rabu (13/3/2024) sore, Dodu mengajak seorang warganya bernama Ranjas Rengu Ranjamay (40), untuk memancing ikandi dermaga Kapulit, Desa Watu Asa.

Keduanya ke dermaga tersebut menggunakan sepeda motor jenis Honda CRF yang merupakan motor dinas Kepala Desa Daha Elu.

Keduanya tiba di dermaga sekitar 19.00 Wita. Ketika itu, cuaca di dermaga Kapulit lagi buruk, karena angin kencang, arus deras, gelombang tinggi disertai hujan.

Meski begitu, keduanya tetap memancing bersama beberapa warga lainnya.

"Keduanya memilih tempat mancing di bagian kiri Dermaga Kapulit," kata Ariasandy.

Selanjutnya, sekitar pukul 21.30 Wita, Dodu berpindah tempat pancing dari ujung kiri ke ujung kanan Dermaga Kapulit.

Baca juga: Kapal Terbalik di Selayar karena Cuaca Buruk, 24 Orang Hilang, 2 Tewas, 11 Selamat

Tak lama kemudian, Ranjas mendengar bunyi pancing yang digunakan Dodu jatuh. Ranjas langsung menyalakan senter ke arah sumber suara. Dia tidak melihat Dodu.

"Ranjas sempat berteriak memanggil nama Dodu sebanyak dua kali, tapi tidak ada suara balasan," kata dia.

Karena panik, Ranjas lalu memanggil warga lainnya, Hama Ngila (53) yang saat itu juga sedang memancing ikan. Ranjas sempat menanyakan keberadaan Dodu, tapi tidak diketahui.

Ranjas dan Hama Ngila kemudian bersama-sama mencari Dodu. Namun tidak terlihat karena terjatuh di laut. Hama pun langsung pergi meminta bantuan kepada warga sekitar.

Saat itu, Ranjas menunggu di tempat kejadian sambil mencari Dodu menggunakan senternya.

"Warga kemudian melaporkan kejadian tenggelamnya Kepala Desa Daha Elu ini ke Polsek (Kepolisian Sektor) Mamboro," kata Ariasandy.

Pada Kamis (14/3/2024), tim Inafis dari Kepolisian Resor (Polres) Sumba Barat, turun ke Dermaga Kapulit untuk olah tempat kejadian perkara.

Baca juga: Abaikan Peringatan Larangan Berenang, 4 Santri Tenggelam di Pantai Santolo Garut, 1 Orang Hilang

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba bersama polisi, keluarga dan warga setempat berusaha mencari di sekitar dermaga.

Tim pencarian juga berupaya mencari dengan cara menyelam di sekitar Dermaga Kapulit. Namun karena arus deras, air keruh dan gelombang tinggi, pencarian dihentikan.

"Pencarian dihentikan untuk sementara waktu sambil menunggu cuaca membaik," imbuhnya.

Hingga Senin (18/3/2024) petang, Dodu belum ditemukan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com