Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Status Gunung Ile Lewotolok Meningkat, Warga 1 Desa Diimbau Mengungsi

Kompas.com - 29/02/2024, 09:28 WIB
Serafinus Sandi Hayon Jehadu,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

LEMBATA, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga Desa Jontona di lereng Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mengungsi.

Imbauan ini menyusul adanya peningkatan status gunung api 1.423 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut dari level II (Waspada) ke level III (Siaga).

Baca juga: Rabu Pagi, Gunung Ile Lewotolok Luncurkan Guguran Sejauh 600 Meter

"Masyarakat Desa Jontana agar diungsikan ke daerah yang lebih aman," ujar Petugas Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian dalam keterangannya, Kamis (29/2/20224).

Stanislaus mengungkapkan, berdasarkan pantauan Pos PGA Ile Lewotolok aliran lava teramati mengarah ke desa tersebut dengan jarak luncur dua kilometer dari titik erupsi.

Oleh sebab itu masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara diimbau agar tidak memasuki dan melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 4 kilometer.

Baca juga: Gunung Ile Lewotolok Alami 171 Kali Gempa Embusan Selama 6 Jam

"Waspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian selatan dan tenggara puncak," ujar dia.

Sementara itu warga Desa Lamawolo, Desa Lamatokan diimbau tetap waspada serta tidak memasuki dan melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer.

PGA Ile Lewotolok juga mencatat pada periode pengamatan Kamis pukul 00.00 Wita-06.00 Wita terjadi empat kali gempa letusan, 94 kali embusan, dan 14 kali tremor nonharmonik.

Secara visual gunung jelas hingga kabut 0-I.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100-200 m di atas puncak kawah.

Teramati 4 kali letusan dengan tinggi 200-400 meter dan warna asap putih dan kelabu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan 230 Senjata Api Rakitan kepada TNI

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan 230 Senjata Api Rakitan kepada TNI

Regional
Ajang Silaturahmi, Pacuan Kuda Jadi Tradisi Warga Kebumen Saat Lebaran

Ajang Silaturahmi, Pacuan Kuda Jadi Tradisi Warga Kebumen Saat Lebaran

Regional
Pasca-lebaran, Harga Bawang Merah di Semarang Tembus Rp 70.000 Per Kg

Pasca-lebaran, Harga Bawang Merah di Semarang Tembus Rp 70.000 Per Kg

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Heboh Dugaan Dosen Jadi Joki Mahasiswa S2, Fisip Untan Bentuk Tim Investigasi

Heboh Dugaan Dosen Jadi Joki Mahasiswa S2, Fisip Untan Bentuk Tim Investigasi

Regional
Soal Mayat Wanita Tertutup Plastik dengan Leher Terikat Sabuk Bela Diri, Polisi: Masih Penyelidikan

Soal Mayat Wanita Tertutup Plastik dengan Leher Terikat Sabuk Bela Diri, Polisi: Masih Penyelidikan

Regional
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Regional
Kasus Kematian Mertua dengan Skenario Begal di Kendari, Diotaki Menantu Sendiri

Kasus Kematian Mertua dengan Skenario Begal di Kendari, Diotaki Menantu Sendiri

Regional
Banjir Bandang di Muratara, Satu Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang di Muratara, Satu Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
Megawati Serahkan Amicus Curiae Terkait Sengketa Pilpres ke MK, Gibran: Saya Belum Baca

Megawati Serahkan Amicus Curiae Terkait Sengketa Pilpres ke MK, Gibran: Saya Belum Baca

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 17 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Ingin Maju Pilkada Sumbawa, Sekretaris PDI-P NTB Mundur dari Partai

Ingin Maju Pilkada Sumbawa, Sekretaris PDI-P NTB Mundur dari Partai

Regional
Dikejar Massa hingga ke Kantor Polisi, Mobil Pelaku Tabrak Lari Dirusak

Dikejar Massa hingga ke Kantor Polisi, Mobil Pelaku Tabrak Lari Dirusak

Regional
Pelaku yang Diduga Menembak Wanita di Kapuas Hulu hingga Tewas Ditangkap

Pelaku yang Diduga Menembak Wanita di Kapuas Hulu hingga Tewas Ditangkap

Regional
Arus Balik Melandai, 656.000 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke Jawa

Arus Balik Melandai, 656.000 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke Jawa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com