Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Pleno KPU, Anies Menang Tipis 280 Suara dari Prabowo di Sawahlunto

Kompas.com - 28/02/2024, 12:23 WIB
Perdana Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com - Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menang tipis di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Berdasarkan hasil pleno KPU Sawahlunto, Selasa (27/2/2024) malam, Anies-Muhaimin menang dengan perolehan 19.734 suara dari total 40.832 suara sah.

"Tadi malam kita sudah rapat pleno KPU. Hasilnya paslon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 1 menang tipis," kata Komisioner KPU Sawahlunto Rika Arnelia yang dihubungi Kompas.com, Rabu (28/2/2024).

Baca juga: Respons Gibran soal Ganjar Dorong Partai Pengusung Anies-Muhaimin Gulirkan Hak Angket Selidiki Kecurangan Pemilu

Rika mengatakan, Anies-Muhaimin hanya unggul 280 suara dibanding Prabowo-Gibran yang meraih 19.454 suara.

Sementara pasangan Ganjar-Mahfud mendapatkan 1.644 suara.

Dari empat kecamatan di Sawahlunto, Anies-Muhaimin hanya menang di satu kecamatan, namun cukup telak.

Baca juga: Timses Anies-Muhaimin Klaim Temukan Penggelembungan Suara di Ratusan TPS Jateng, Termasuk di Kota Semarang

Di kecamatan Lembah Segar, Anies-Muhaimin menang telak dengan 4.390 suara, disusul Prabowo-Gibran 3.380 suara, dan Ganjar-Mahfud 380 suara

Di Barangin, Prabowo-Gibran menang 6.276 suara, Anies-Muhaimin 5.958 suara, dan Ganjar-Mahfud 636 suara.

Lalu di Silungkang Prabowo-Gibran menang tipis dengan 3.266 suara, Anies-Muhaimin 3.207 suara, dan Ganjar-Mahfud 257 suara.

Kemudian di Talawi, Prabowo-Gibran menang dengan 6.532 suara, Anies-Muhaimin 6.179 suara, dan Ganjar-Mahfud 371 suara.

Rika menyebutkan, secara total ada 41.630 warga yang menggunakan hak pilihnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.

Dari 41.630 suara itu, sebanyak798 suara dinyatakan tidak sah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Menilik Sesaji Rewanda, Tradisi Memberi Makan Penghuni Goa Kreo Semarang

Regional
Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Dihajar Warga Usai Curi HP, Maling Ini Berdalih untuk Biaya Anak di Pesantren

Regional
12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

12 Desa/Kelurahan Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Ribuan Warga Mengungsi

Regional
Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Air Terjun Lubuk Hitam di Padang: Daya Tarik, Keindahan, dan Rute

Regional
Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Motif Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Pelaku Terlanjur Malu

Regional
Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Nasib Pilu Siswi SMP Diperkosa Ayah Kandung Usai Mengadu Dicabuli Kekasihnya

Regional
Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Viral, Video Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil PLN, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

Regional
Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Menanti Pemekaran Indramayu Barat, Antara Mimpi dan Nyata

Regional
Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Ditangkap, Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah, PJ Walikota Tanjungpinang Belum Diperiksa

Regional
Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Anggota Timses di NTT Jadi Buron Usai Diduga Terlibat Politik Uang

Regional
Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Pedagang di Mataram Tewas Diduga Ditusuk Mantan Suami di Kamar Kosnya

Regional
Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Pengurus Masjid Sheikh Zayed Solo Sempat Tolak Ratusan Paket Berbuka Terduga Penipuan Katering

Regional
Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Mengenal Lebaran Mandura di Palu, Tradisi Unik untuk Mempererat Tali Persaudaraan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com