Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Karyawan Ditangkap Polisi Setelah Gelapkan Uang Perusahaan Rp 158 Juta

Kompas.com - 23/02/2024, 09:42 WIB
Amran Amir,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

PALOPO, KOMPAS.com – Seorang pria berinisial AN (31) diamankan Unit Reskrim Polsek Wara Selatan (Warsel), Kota Palopo, Sulawesi Selatan, lantaran melakukan penggelapan uang perusahaan tempatnya bekerja di PT Anita Karya Prima sebesar Rp 158 juta lebih.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi mengatakan, penggelapan itu dilakukan sejak Februari 2023 lalu di mana AN sebagai sales di PT Anuta Karya Prima sekaligus melakukan penagihan nota faktur ke toko-toko yang kebetulan menjual barang campuran.

“Hasil penagihan itu dia ambil untuk kepentingan pribadinya dan tidak disetorkan ke perusahaan tempat bekerja," kata Supriadi, saat dikonfirmasi, Jumat (23/2/2024) pagi.

Baca juga: 120 Rumah di Palopo Terendam Banjir akibat Tanggul Jebol

Supriadi mengatakan, aksi AN terbongkar pada Januari 2024.

Saat itu, perusahaan tempatnya bekerja melakukan audit dan menemukan nota faktur sebesar Rp 158 juta lebih yang berlangsung sejak Februari 2023 hingga Januari 2024.

"Atas kejadian tersebut PT Anuta Karya Prima mengalami kerugian materil sebesar Rp 158.849.793. Mereka lalu melaporkan hal itu ke Polsek Wara Selatan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," ucap Supriadi.

Atas laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Wara Selatan melakukan penangkapan terhadap AN di rumahnya di Jalan Kelapa, Kota Palopo, Jumat (23/2/2024).

Baca juga: Anggota KPPS di Palopo Ditabrak Motor Usai Lakukan Rekapitulasi

"Kami sudah mengamankan yang bersangkutan dan saat ini sedang berada di Mapolsek Wara Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan," ujar Supriadi.

Saat ini, kasus tersebut masih didalami penyidik dengan memeriksa tersangka dan melakukan penahanan.

“Tersangka masih kami dalami untuk mengetahui kasus tersebut lebih mendalam, guna mengetahui motif dan apakah ada pihak lain yang terlibat,” tutur Supriadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com