Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Al Yasin Ditunjuk sebagai Plt Gubernur Malut, Gantikan Abdul Gani Kasuba yang Jadi Tersangka Korupsi

Kompas.com - 23/12/2023, 07:46 WIB
Pythag Kurniati

Editor

MALUKU UTARA, KOMPAS.com- Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Utara oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Al Yasin Ali menggantikan Abdul Gani Kasuba yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Maluku Utara: Saya Minta Maaf kepada Masyarakat…

Penunjukan Al Yasin tertuang dalam Surat Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.13/7456/8.1 tentang Penugasan Wakil Gubernur Maluku Utara selaku Pelaksana Tugas Gubernur Maluku Utara tertanggal 21 Desember 2023.

Dalam SK disebutkan, pelaksana tugas gubernur ditugaskan untuk mengisi kekosongan kepala daerah setelah OTT KPK terhadap Abdul Gani Kasuba pada 19 Desember 2023.

"Sesuai ketentuan, untuk roda pemerintahan selanjutnya dikendalikan Wakil Gubernur M.Al Yasin selaku Plt Gubernur," ungkap Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir di Ternate, Jumat (22/12/2023), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: KPK Amankan Rp 725 Juta dalam OTT Gubernur Maluku Utara

Aktivitas pelayanan tetap berjalan

Samsuddin memastikan, aktivitas pelayanan pada masyarakat tetap berjalan dengan adanya surat penunjukan Wagub Maluku Utara.

Selanjutnya, Samsuddin menemui Plt Gubernur Maluku Utara Al Yasin Ali untuk menetapkan pelaksana tugas pada empat OPD yang kepala dinasnya ditetapkan tersangka bersama gubernur.

"Saya akan menghadap Plt Gubernur untuk meminta petunjuk terkait penempatan pejabat eselon III yang ada di OPD tersebut untuk diusulkan menjadi pelaksana tugas," katanya.

Dia kembali menegaskan, aktivitas pelayanan di Pemprov Maluku Utara dan penyelenggaraan pemerintahan berjalan normal.

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Maluku Utara: Itu Risiko Pejabat

OTT KPK

Sebelumnya diberitakan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba terjaring OTT KPK di sebuah hotel di Jakarta, Senin (18/12/2023).

Tim penyidik juga menangkap 18 orang termasuk para pejabat di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

KPK kemudian menetapkan tujuh tersangka. Mereka diduga melakukan tindak pidana suap penyangkut pengadaan barang dan jasa dan suap jual beli jabatan.

Tujuh orang itu yakni Abdul Gani Kasuba; Adnan Hasanudin, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Kadis Perkim) dan Daud Ismail, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Ruang (PUPR).

Kemudian, Ridwan Arsan, Kepala Badan Pengadaan Barang Dan Jasa (BPBJ); Ramadhan Ibrahim, seorang ajudan; serta Steven Thomas dan Kristian Wuisan selaku pihak swasta.

Sumber: Antara


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

La Nina Ancam Indonesia, 33 Desa Rawan Bencana di Babel Waspada

Regional
Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Pemkab Blora Sediakan Total Hadiah Rp 100 Juta untuk Konsumen yang Rajin Bayar Pajak Restoran

Regional
Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Oknum Dosen Unram yang Lecehkan Mahasiswi Diusulkan Diberhentikan

Regional
Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Selingkuh hingga Punya Anak, 2 Guru ASN di NTT Diperiksa

Regional
Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Lawang Sewu Semarang Adakan Tur Malam 2024, Berikut Paketnya

Regional
Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Panik Terlilit Utang, Tenaga Honorer di Lombok Timur Bunuh Istri

Regional
Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Polemik Lahan Adat untuk Tambang di Papua, Kuasa Hukum BLN: Klien Kami adalah Investor

Regional
Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Potret Festival Tas Nusantara di Solo, Pertama di Indonesia, Libatkan 42 Kreator, dan Diikuti Delegasi India

Regional
9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

9 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Jawa Tengah

Regional
Kronologi 2 Selebgram di Lampung 'Endorse' Situs Judi 'Online'

Kronologi 2 Selebgram di Lampung "Endorse" Situs Judi "Online"

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com