Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Barang Elektronik di 4 Kantor Dinas di Tolitoli, Pelakunya Oknum PNS

Kompas.com - 08/06/2023, 12:42 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

TOLITOLI, KOMPAS.com - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kantor kelurahan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) berinisial SL ditangkap polisi. SL ditangkap polisi di rumahnya, Selasa (6/6/2023) dini hari.

SL ditangkap polisi karena adanya laporan dari beberapa kantor dinas kehilangan barang elektronik diantaranya beberapa laptop berbagai merk , printer, GPS dan juga Set Toolset yang berisi berbagai pendukung sidang tera ulang atau kalibrasi.

Dari hasil pengembangan SL melakukan aksinya sejak Maret hingga Mei 2023. SL melakukan pencurian di wilayah perkantoran Pemerintah daerah Tolitoli.

Baca juga: Diduga Transaksi Narkoba, PNS di Kabupaten Rokan Hilir Ditangkap Polisi

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Tolitoli, Inspektur Satu (Iptu) Ansari Tolah mengatakan pelaku bisa ditangkap saat ada saksi mata yang melihat.

"Ada penjaga malam yang melihat, ada orang keluar dari dalam kantor dinas pariwisata bawa tas,

Dari hasil itulah dikembangkan pihak opsnal reskrim. Dikaitkan dengan modus sebelumnya," kata Iptu Anshari, dihubungi KOMPAS.com, Rabu (7/6/2023).

"Saat diinterogasi mengakulah dia. Sehingga terungkaplah beberapa instansi yang penah dia bobol," ujarnya.

Berikut beberapa tempat dan barang bukti yang dicuri oleh pelaku SL:

Kantor Dinas Pariwisata 2 unit laptop. Dinas Perpustakaan 1 unit laptop.

Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik 1 unit printer epson L 3250, 2 unit laptopmerk Asus, 1 (satu) unit Gps Garmin dan 1 unit laptop

Dinas perdagangan 1 Set Toolset yang berisi berbagai pendukung sidang tera ulang atau kalibrasi. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 74.655.000.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Tolitoli. Atas perbuatannya tersangka SL terancam dihukum 7 tahun penjara.

Baca juga: Guru PNS Salah Satu Pelaku Pencabulan 12 Siswi Madrasah di Wonogiri Bisa Dipecat, Ini Alasannya...

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Diduga Dipukuli Anak Kandung Pakai Kursi, Ibu di Palembang: Lama-lama Saya Bisa Mati karena Dia

Diduga Dipukuli Anak Kandung Pakai Kursi, Ibu di Palembang: Lama-lama Saya Bisa Mati karena Dia

Regional
Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Regional
Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Marliah Kaget Tiba-tiba Jadi WNA Malaysia, Padahal Tak Pernah ke Luar Negeri

Regional
Sebelum Mutilasi Istrinya, Tarsum Sempat Titipkan Anak dan Ingin Merantau ke Kalimantan

Sebelum Mutilasi Istrinya, Tarsum Sempat Titipkan Anak dan Ingin Merantau ke Kalimantan

Regional
Banjir di Sulsel Tewaskan Belasan Orang, Mitigasi Risiko Dipertanyakan

Banjir di Sulsel Tewaskan Belasan Orang, Mitigasi Risiko Dipertanyakan

Regional
Viral, Video Polisi Razia Kosmetik di Sekolah, Polda Lampung Sebut Misinformasi

Viral, Video Polisi Razia Kosmetik di Sekolah, Polda Lampung Sebut Misinformasi

Regional
Seorang Pria Hilang Diterkam Buaya di Sungai Bele NTT, Tim SAR Lakukan Pencarian

Seorang Pria Hilang Diterkam Buaya di Sungai Bele NTT, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Terdampak Kasus Timah, 2 Pabrik Sawit di Babel Berhenti Operasional

Terdampak Kasus Timah, 2 Pabrik Sawit di Babel Berhenti Operasional

Regional
Warga Aceh Utara Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Wakapolres: Tidak Ada Pemukulan

Warga Aceh Utara Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Wakapolres: Tidak Ada Pemukulan

Regional
Kasus Pembunuhan di Sukabumi, Pelaku Mengaku Membela Diri karena Dipaksa Berhubungan Badan

Kasus Pembunuhan di Sukabumi, Pelaku Mengaku Membela Diri karena Dipaksa Berhubungan Badan

Regional
Bandara Sam Ratulangi Kembali Dibuka, 25 Pesawat Dijadwalkan Terbang Hari Ini

Bandara Sam Ratulangi Kembali Dibuka, 25 Pesawat Dijadwalkan Terbang Hari Ini

Regional
Tertimpa Tembok Roboh, Kakak Beradik di Ende Tewas

Tertimpa Tembok Roboh, Kakak Beradik di Ende Tewas

Regional
Hadir dengan Tema Niscala, Semarang Night Carnival 2024 Tampilkan 4 Unsur Budaya

Hadir dengan Tema Niscala, Semarang Night Carnival 2024 Tampilkan 4 Unsur Budaya

Regional
Meriahnya 'Semarang Night Carnival', Pamerkan Empat Unsur Budaya di Kota Lumpia

Meriahnya "Semarang Night Carnival", Pamerkan Empat Unsur Budaya di Kota Lumpia

Regional
Pengakuan Ibu Potong Tangan Anaknya di Kupang, Merasa Kerasukan Lalu Ambil Pisau

Pengakuan Ibu Potong Tangan Anaknya di Kupang, Merasa Kerasukan Lalu Ambil Pisau

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com