Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keluarga Honorer Pemprov Sulbar Ingin Damai Usai Gagal Perkosa, Keluarga Korban: Harus Dihukum!

Kompas.com - 12/04/2023, 14:59 WIB
Himawan,
Khairina

Tim Redaksi

MAMUJU, KOMPAS.com - Tenaga honorer pemprov Sulbar berinisial A yang menjadi pelaku percobaan pemerkosaan sempat mengutus keluarganya untuk menemui keluarga KM, wanita yang menjadi korbannya. 

Hal ini diungkapkan oleh Kasman, kakak korban sekaligus pihak yang menemui utusan dari A tersebut.

Kasman mengatakan bahwa utusan keluarga A itu sempat menawarkan untuk damai dan tidak melaporkan kejadian keji itu ke pihak kepolisian. 

Baca juga: Hendak Perkosa Wanita di Kamar Kos, Honorer Pemprov Sulbar Ditangkap di Warkop

Namun pihak keluarga yang ditemui menolak tawaran tersebut. Kasman  mengatakan bahwa orang yang diutus A itu  juga tidak mengetahui kalau A sempat melakukan kekerasan terhadap KM. 

"Dia kira (kasus) biasa. Padahal di dalamnya juga ada kekerasan. Makanya setelah tahu penjelasan dan bukti-bukti, akhirnya pihak dari pelaku angkat tangan (menyerah)," ujar Kasman saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (12/4/2023) siang. 

Kasman mengatakan bahwa adiknya sudah memiliki hasil visum sebagai bukti kuat terkait dugaan penganiayaan dan pengancaman yang dilakukan oleh A. 

Untuk itu, pihak keluarga korban, kata Kasman tetap ingin pelaku dihukum seberat-beratnya mengingat adiknya juga mengakami trauma pasca kejadian keji di Senin (10/4/2023) malam itu. 

"Kami ini pihak korban tidak ada kata-kata damai, pokoknya harus diproses secara hukum," tegas Kasman. 

Kasman juga mengecam pernyataan A kepada penyidik kepolisian yang mengatakan bahwa KM merupakan kekasihnya. 

Baca juga: Remaja 15 Tahun Coba Perkosa Ibu 29 Tahun, Korban Dianiaya sampai Babak Belur

Padahal kata Kasman, adiknya selama ini hanya berteman dengan A dan tidak pernah memiliki perasaan lebih dari seorang teman. 

"Cuma teman tapi kalau pacaran tidak ada. Mungkin pihak laki-laki merasa suka tapi pihak perempuan tidak, cuma anggap sebagai sahabat biasa," kata Kasman. 

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir mengatakan bahwa status A saat ini sudah menjadi tersangka. 

A dijerat Pasal 285 juncto Pasal 53 KUHP tentang percobaan pemerkosaan. A kini ditahan di Polresta Mamuju. 

"Iye, sudah tersangka," ujar Herman. 

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap pria berinisial A (30), tenaga honorer di lingkungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). 

A ditangkap setelah nyaris memerkosa seorang wanita di sebuah kamar indekos di Jalan Soekarno-Hatta, Mamuju, Sulawesi Barat. 

Kasi Humas Polresta Mamuju Ipda Herman Basir mengatakan bahwa dugaan kekerasan seksual yang dilakukan A terjadi pada Senin (10/4/2023). 

Saat itu A berpura-pura bertamu di kosan korban berinisial KM (26) dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah berbincang sekitar sepuluh menit, A kemudian melompati KM dan menyuruh untuk tidak berteriak. A mengancam akan membunuh KM jika berteriak. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

PNS yang Diduga Ada di Video Asusila Mirip Sekda Taput Pindah Tugas dari Sumut ke Jabar

Regional
Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Libur Sekolah, Penumpang di Bandara Lampung Diprediksi Meningkat 1.000 Orang

Regional
Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Sakit Hati Ditelantarkan, Anak di Kebumen Bunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau

Regional
Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Solo Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Gibran: Siap, 2 Kali Pengalaman ASEAN Para Games

Regional
5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

5 Kecamatan di Magelang Rentan Kekeringan Saat Musim Kemarau

Regional
Anak Bunuh Ayah di Kebumen, Korban Ber-KTP Kalimantan

Anak Bunuh Ayah di Kebumen, Korban Ber-KTP Kalimantan

Regional
Seorang Perempuan dan Anaknya di Deli Serdang Tewas Tertimpa Pohon

Seorang Perempuan dan Anaknya di Deli Serdang Tewas Tertimpa Pohon

Regional
3 Hari Dieng Diselimuti Embun Es, Suhu Pagi Ini Minus 0,57 Derajat Celsius

3 Hari Dieng Diselimuti Embun Es, Suhu Pagi Ini Minus 0,57 Derajat Celsius

Regional
Menpora Gelar Rapat Perdana dengan Gibran Usai Solo Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024

Menpora Gelar Rapat Perdana dengan Gibran Usai Solo Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024

Regional
Pemuda di Mataram Cabuli Pelajar SMA, Pelaku Ancam Sebar Foto Asusila Korban

Pemuda di Mataram Cabuli Pelajar SMA, Pelaku Ancam Sebar Foto Asusila Korban

Regional
Anak Bunuh Ayah di Kebumen Terancam Hukuman Seumur Hidup, Saat Ini Pelaku Dirawat

Anak Bunuh Ayah di Kebumen Terancam Hukuman Seumur Hidup, Saat Ini Pelaku Dirawat

Regional
Kelompok Remaja di Banjarmasin yang Konvoi Bawa Sajam Ditangkap

Kelompok Remaja di Banjarmasin yang Konvoi Bawa Sajam Ditangkap

Regional
Tangan Bengkak dan Bernanah Usai Disuntik Perawat, Pasien Kanker Payudara Somasi RSUP NTB

Tangan Bengkak dan Bernanah Usai Disuntik Perawat, Pasien Kanker Payudara Somasi RSUP NTB

Regional
HUT Ke-240 Pekanbaru, Pj Walkot Risnandar Buka Agenda Pekan Raya Pekanbaru 2024

HUT Ke-240 Pekanbaru, Pj Walkot Risnandar Buka Agenda Pekan Raya Pekanbaru 2024

Kilas Daerah
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com