Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria asal Madiun Gasak Barang Antik Senilai Rp 490 Juta Milik Mantan Bos

Kompas.com - 24/02/2023, 21:48 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Desember 2022 jadi pengangguran, pemuda asal Kalurahan Dolopo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berinisial HN (25) diringkus jajaran polisi lantaran nekat curi barang antik senilai Rp 490 juta.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, kejadian bermula pada Minggi (12/2/2023).

Saat itu, korban berinisial N (42), warga Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, mencari perkakas pertukangan di gudangnya yang tak jauh dari rumahnya.

Namun, saat mencari perkakas, N merasa ada yang ganjil di gudangnya, karena ada beberapa barang yang hilang.

Baca juga: Kasus Pernikahan Dini Masih Tinggi, Bupati Madiun Kumpulkan Kepsek hingga Guru Agama

"Barang-barang antik yang disimpan di gudangnya hilang," kata Jeffry, pada Jumat (24/2/2023).

N kehilangan beberapa barang antik sepetti 4 baki yang terbuat dari perunggu, lima meja yang terbuat dari batu marmer, satu guci China.

Kemudian, kayu jati 1 kubik, 7 buah lampu antik, panel listrik 2 buah, 4 petu kayu jati yang berisi barang pecah belah.

Selain barang-barang itu, N juga kehilangan kain tenun yang terbuat dari benang emas.

"Korban mengalami kerugian Rp 490 juta," kata dia.

Mendapati berbagai macam barang antik hilang, N lalu melaporkan ke Polsek Srandakan, lalu dilakukan penyelidikan terkait kasus ini. 

Pada tanggal 16 Februari 2023 dini hari polisi berhasil amankan HN di Madiun.

Selain menangkap HN, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor matik, meja knap marmer ukuran 46 sentimeter x 67 sentimeter dan tinggi 70 sentimeter.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gempa Garut M 6,5 Terasa sampai Kota Serang Banten

Gempa Garut M 6,5 Terasa sampai Kota Serang Banten

Regional
Gempa M 6,5 Guncang Garut, Terasa sampai Jakarta

Gempa M 6,5 Guncang Garut, Terasa sampai Jakarta

Regional
Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo, Gibran: Diundang Datang, Semua Teman

Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo, Gibran: Diundang Datang, Semua Teman

Regional
Kesaksian Pengelola Parkir Hotel Braga Purwokerto, Pelaku Menembak Setelah Mintai Karcis

Kesaksian Pengelola Parkir Hotel Braga Purwokerto, Pelaku Menembak Setelah Mintai Karcis

Regional
Buka Manasik Haji, Bupati Arief: Pemkab Blora Siap Dukung Jemaah dari Persiapan hingga Kepulangan

Buka Manasik Haji, Bupati Arief: Pemkab Blora Siap Dukung Jemaah dari Persiapan hingga Kepulangan

Regional
Bupati Dadang Supriatna Apresiasi Peran FKDT dan Fokus Sejahterakan Guru Mengaji

Bupati Dadang Supriatna Apresiasi Peran FKDT dan Fokus Sejahterakan Guru Mengaji

Regional
Gibran Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo

Gibran Hadiri Halalbihalal Partai Golkar Solo

Regional
Mengenal Kain Tenun Motif Renda yang Dibeli Sandiaga Uno di Bima

Mengenal Kain Tenun Motif Renda yang Dibeli Sandiaga Uno di Bima

Regional
Asyik Judi Online, Oknum PNS di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Asyik Judi Online, Oknum PNS di Aceh Timur Ditangkap Polisi

Regional
Maksimalkan Potensi Blora, Bupati Arief Minta Masukkan dari Kemenko Perekonomian dan Guru Besar Unnes

Maksimalkan Potensi Blora, Bupati Arief Minta Masukkan dari Kemenko Perekonomian dan Guru Besar Unnes

Regional
5 Tradisi Pacuan Tradisional di Indonesia, Tidak Hanya Karapan Sapi

5 Tradisi Pacuan Tradisional di Indonesia, Tidak Hanya Karapan Sapi

Regional
Juru Parkir Hotel Braga Purwokerto yang Tewas Ditembak Baru Bekerja Seminggu

Juru Parkir Hotel Braga Purwokerto yang Tewas Ditembak Baru Bekerja Seminggu

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Maluku, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Gempa M 5,2 Guncang Maluku, BPBD: Tak Ada Kerusakan

Regional
Bandara Supadio Hanya Layani Penerbangan Domestik, Warga Pontianak Merasa Dirugikan

Bandara Supadio Hanya Layani Penerbangan Domestik, Warga Pontianak Merasa Dirugikan

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Tanimbar Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Tanimbar Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com