Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teriak Minta Tolong, Gadis 16 Tahun Korban Penganiayaan di Boyolali Ditemukan di Bawah Seng

Kompas.com - 17/01/2023, 18:10 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Seorang gadis remaja berusia 16 tahun asal Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, SN, ditemukan tergeletak di bawah seng dengan luka parah di bagian kepala, Minggu (15/1/2023).

Saat itu korban ditemukan di belakang Kantor Desa Sambon, Banyudono, Boyolali. Penemuan korban itu berawal saat seorang warga mendengar teriakan minta tolong.

"Selanjutnya saksi mencari asal suara tersebut yang kemudian diketahui berasal dari belakang kantor desa," kata Kasi Humas Kepolisian Resor (Polres) Boyolali AKP Dalmadi, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Gadis 16 Tahun di Boyolali

Melihat itu, warga segera membawa korban dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) UNS Solo di Kabupaten Sukoharjo untuk mendapatkan perawatan.

"Kondisi korban sudah sadar dan masih dalam penanganan dokter," katanya.

Baca juga: Diduga Dianiaya Pacar, Gadis 16 Tahun di Boyolali Luka di Kepala, Tergeletak Ditutupi Seng

Pelaku ditangkap 

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap SN. 

Pelaku diketahui berinisial A alias M (22), warga Kelurahan Nyormanis, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

A selama ini tinggal di Kelurahan Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Usai ditangkap, A segera digelandang ke Rutan Polres Boyolali. 

"Menempatkan tersangka di Rutan Polres Boyolali untuk selama 20 hari terhitung mulai tanggal 16 Januari 2023 sampai tanggal 4 Februari 2023," kata Dalmadi saat dikonfirmasi, Selasa (17/1/2023).

Menurut Dalamadi, pelaku diduga kuat melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan.

Penahanan dilakukan agar mencegah pelaku melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. 

Diduga aniaya pakai batu bata

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi masih mendalami motif penganiayaan pelaku terhadap korban. 

Namun demikian, polisi sudah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta barang bukti di lokasi kejadian, antara lain pecahan batu bata, potongan dan pecahan kursi, sandal milik korban dan lembaran seng yang digunakan menutup korban.

"Pelaku dalam lidik. Menurut info itu yang menganiaya pacarnya korban. Sampai saat ini (korban) kondisinya masih drop belum bisa dimintai keterangan," jelas Dalmadi.

Terduga pelaku terancam dijerat Pasal 80 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

(Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Khairina)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul: Gadis 16 Tahun di Boyolali Ditemukan Tergeletak Ditutupi Seng, Kepalanya Luka, Diduga Dianiaya Pacar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

8 Orang di Dompu Dilarikan ke Puskesmas Usai Digigit Anjing Diduga Rabies

8 Orang di Dompu Dilarikan ke Puskesmas Usai Digigit Anjing Diduga Rabies

Regional
Kapal Terbakar dan Terdampar di Wakatobi, Polisi: Kami Sudah Menghubungi Owner-nya

Kapal Terbakar dan Terdampar di Wakatobi, Polisi: Kami Sudah Menghubungi Owner-nya

Regional
Daftar 50 Caleg DPRD Kabupaten Serang Terpilih, KPU: Wajib Lapor Harta Kekayaan Sebelum Dilantik

Daftar 50 Caleg DPRD Kabupaten Serang Terpilih, KPU: Wajib Lapor Harta Kekayaan Sebelum Dilantik

Regional
Siswa SMP di Aceh Curi Sepeda Motor Polisi, 'Sparepart' Dibongkar lalu Dijual

Siswa SMP di Aceh Curi Sepeda Motor Polisi, "Sparepart" Dibongkar lalu Dijual

Regional
Presiden Jokowi Cek Harga Sembako Saat Kunjungi Pasar Seketeng Sumbawa

Presiden Jokowi Cek Harga Sembako Saat Kunjungi Pasar Seketeng Sumbawa

Regional
Copot Pegawai yang Terlibat Perdagangan Satwa Ilegal di Kalimantan, Bea Cukai: Ini Tidak Terkait Instansi

Copot Pegawai yang Terlibat Perdagangan Satwa Ilegal di Kalimantan, Bea Cukai: Ini Tidak Terkait Instansi

Regional
Janjikan Rp 200.000 ke Pemilih, Caleg di Dumai Divonis 8 Bulan Penjara

Janjikan Rp 200.000 ke Pemilih, Caleg di Dumai Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Regional
Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Regional
Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Regional
Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Regional
2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

Regional
Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Regional
Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Regional
Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com