Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tersangkut Kasus Kepemilikan Senjata Tajam, Tahanan di Banjarmasin Nikahkan Anaknya di Kantor Polisi

Kompas.com - 23/11/2022, 12:23 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Seorang tahanan berinisial H di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) terpaksa menikahkan anak perempuannya di kantor polisi, pada Minggu (20/11/2022).

Pernikahan itu dilangsungkan di Kantor Polsek Banjarmasin Timur setelah H tersangkut kasus kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Pujie Firmansyah mengatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi pernikahan anak tahanan tersebut.

Baca juga: Reservasi Hotel di DIY Awal Desember Naik hingga 70 Persen, PHRI Sebut Dampak Pernikahan Kaesang dan Erina

"Kami tidak akan menghilangkan hak-hak tahanan, termasuk menjadi wali nikah untuk anaknya," ujar Kompol Pujie Firmansyah dalam keterangannya yang diterima, Rabu (23/11/2022).

Sebelum menikahkan anaknya di Kantor polisi, H memang sudah mengajukan permohonan. Permohonan tersebut diajukan melalui surat tiga hari sebelumnya dan langsung disetujui.

"Kami langsung menginstruksikan penyidik Reskrim supaya melengkapi administrasi tahanan," jelasnya.

Pujie menambahkan, walaupun menyetujui permohonan tahanan menikahkan anaknya di kantor polisi, penjagaan dan pengawasan tetap dilakukan seperti biasa.

Pernikahan anak tahanan juga dihadiri masing-masing perwakilan keluarga kedua mempelai.

"Kita bantu memfasilitasi. Alhamdulillah acaranya berjalan khidmat dan lancar sampai selesai," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

300 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Rusak Disapu Banjir di Lebong Bengkulu

Regional
Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: 'Buffer Zone' Harus segera Dibuat

Macet Horor Saat Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Pakar: "Buffer Zone" Harus segera Dibuat

Regional
Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Di HUT ke-111 Solok, Epyardi Pamit Maju Pilkada Sumbar

Regional
Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Dari Tepi Jurang Jalan Longsor, Bupati Lebong Mohon Bantuan Presiden

Regional
Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Jadi Korban Penipuan Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed, Pengusaha Katering Terlilit Utang

Regional
Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Cerita 2 Perempuan di Lampung Berdayakan Anak-anak Termarginalkan

Regional
Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Pesan Berantai Anak 10 Tahun di Nunukan Lolos dari 3 Penculik, Polisi: Hoaks

Regional
Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati Solok Berakhir Damai, Berpelukan di HUT Solok

Regional
Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Kronologi Penipuan Katering Paket Buka Puasa untuk Masjid Sheikh Zayed

Regional
Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumbar, Sopir Jadi Tersangka

Regional
2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

2 Pemuda di Banyumas Duel, 1 Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 21 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

4 Warga Sikka Meninggal karena Rabies, Anjing yang Tidak Divaksin Harus Dieliminasi

Regional
2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

2 Pencuri Ternak di NTT Kabur dari Tahanan Polisi

Regional
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Sampai 22 April 2024 Imbas Erupsi Gunung Ruang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com