Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pimpinan Ponpes Cipasung Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat Meninggal

Kompas.com - 19/11/2022, 11:52 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat meninggal di RS TMC Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/11/2022) pukul 10.12 WIB.

Rais Syuriah PBNU itu meninggal dalam usia 73 tahun.

Kabar duka itu disampaikan salah satu keluarga besarnya, Haryadi Ahmad Satari kepada Kompas.com via panggilan telepon WhatsApp, Sabtu.

"Beliau wafat pukul 10.12 WIB di RS TMC. Dirawat di RS TMC seminggu," ujar Haryadi.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Resmikan 1.000 BLK Komunitas Se-Indonesia di Cipasung Tasikmalaya

Haryadi mengatakan, jenazah almarhum akan dimakamkan hari ini. Namun sebelumnya, jenazah almarhum akan disemayamkan di Ponpes Cipasung.

"Proses pemakaman hari ini. Tapi kami menunggu dahulu keluarga dan santrinya. Karena ribuan santri ingin datang dan menyolatkan beliau," ujarnya.

Haryadi mengatakan, sebelum meninggal KH Abun menyampaikan wasiat terakhir untuk para santrinya. Almarhum meminta para mengaji sebuah kitab yang katanya itu bermanfaat di masa depan.

"Sementara untuk keluarga dan alumninya diminta lebih konsisten dan istikomah membina umat. Walaupun misalnya santri cuma satu orang, harus tetap konsisten untuk mengajar. Jangan melihat jumlah," kata Haryadi.

Baca juga: Ulama Muda NU: Kalau Kita Bersatu, Cita-cita Santri Jadi Pemimpin Bangsa Tidak Mustahil

Menurut Haryadi, almarhum semasa hidupnya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mencintai Indonesia karena negara ini adalah warisan pahlawan dan ulama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Dorong Produktivitas dan Harga Jagung Ditingkatkan

Presiden Jokowi Dorong Produktivitas dan Harga Jagung Ditingkatkan

Regional
Diduga Hendak Dirampok, Pengendara di Pekanbaru Dipepet 3 Mobil dan 1 Motor

Diduga Hendak Dirampok, Pengendara di Pekanbaru Dipepet 3 Mobil dan 1 Motor

Regional
Viral, Video Mobil Pelat Merah Isi BBM Bersubsidi di Pertamina Semarang

Viral, Video Mobil Pelat Merah Isi BBM Bersubsidi di Pertamina Semarang

Regional
Menteri LHK Sebut Persoalan Gambut di Kalteng Sudah Dapat Diperbaiki Kecuali di Utara

Menteri LHK Sebut Persoalan Gambut di Kalteng Sudah Dapat Diperbaiki Kecuali di Utara

Regional
Pilkada Magelang, Calon Independen Harus Kantongi 65.494 Dukungan

Pilkada Magelang, Calon Independen Harus Kantongi 65.494 Dukungan

Regional
Kereta Hantam Bus Putra Sulung di OKU Timur, Polisi Pastikan 1 Korban Tewas, 25 Terluka

Kereta Hantam Bus Putra Sulung di OKU Timur, Polisi Pastikan 1 Korban Tewas, 25 Terluka

Regional
Pemerintah Malaysia Deportasi 82 WNI Bermasalah via PLBN Entikong

Pemerintah Malaysia Deportasi 82 WNI Bermasalah via PLBN Entikong

Regional
Mantan Suami yang Diduga Bunuh Pedagang Canang di Mataram Serahkan Diri ke Polisi

Mantan Suami yang Diduga Bunuh Pedagang Canang di Mataram Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Mantan Wakil Bupati Banyumas Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati dari PDI-P

Mantan Wakil Bupati Banyumas Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati dari PDI-P

Regional
Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Gorontalo Senilai Rp 161 Miliar

Presiden Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Gorontalo Senilai Rp 161 Miliar

Regional
Gempa Cilacap Sempat Bikin Kaget, Warga: Seperti Ada yang Berjalan di Bawah

Gempa Cilacap Sempat Bikin Kaget, Warga: Seperti Ada yang Berjalan di Bawah

Regional
Ralat Jumlah Korban Tewas Kereta Tabrak Bus di Martapura, PT KAI: Kami Mohon Maaf

Ralat Jumlah Korban Tewas Kereta Tabrak Bus di Martapura, PT KAI: Kami Mohon Maaf

Regional
Basarnas Maumere Bantah Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Nagekeo NTT

Basarnas Maumere Bantah Kabar Pesawat Jatuh di Perairan Nagekeo NTT

Regional
Nenek 80 Tahun Hilang di Kebun Sikka, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nenek 80 Tahun Hilang di Kebun Sikka, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus Saat Diguyur Hujan Deras

Jembatan di Lereng Gunung Lawu Putus Saat Diguyur Hujan Deras

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com