Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berdalih Mengusir Jin, Dukun Cabuli Siswi SMP di Tulang Bawang Lampung

Kompas.com - 15/10/2022, 11:06 WIB
Tri Purna Jaya,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang pria yang mengaku dukun ditangkap aparat kepolisian lantaran mencabuli siswi SMP.

Pelaku mengaku perbuatan cabulnya dilakukan untuk mengusir jin di dalam tubuh korban.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubabar), pada Rabu (12/10/2022) malam.

Kapolres Tubabar AKBP Sunhot P Silalahi membenarkan adanya peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur itu.

Baca juga: BPBD Petakan 7 Potensi Bencana di Lampung, dari Banjir, Tsunami, hingga Karhutla

Sunhot mengatakan, pelaku berinsial WM (46) warga Kecamatan Tulang Bawang Tengah telah ditangkap pada Kamis (13/10/2022) kemarin.

"Pelaku sudah kami tangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," kata Sunhot, saat dihubungi, pada Sabtu (15/10/2022).

Tersangka WM ditangkap dengan tuduhan telah mencabuli MH (13) seorang siswi SMP yang juga merupakan tetangga kampung sebelah.

Dari keterangan pelapor yang adalah orangtua korban, pencabulan itu berawal saat tersangka dipanggil untuk mengusir jin yang diduga menghantui rumah korban.

Tersangka sendiri sudah dikenal oleh warga setempat sebagai ahli klenik.

 

Setelah tersangka datang dan melakukan ritual pengusiran jin, tiba-tiba tersangka menyebut bahwa jin yang ada di rumah itu bersemayam di tubuh korban MH.

"Tersangka kemudian meminta agar korban dibangunkan dan membersihkan diri," kata Sunhot.

Baca juga: Irjen Kementan Sebut Singkong dan Lampung Potensi Sumber Ketahanan Pangan Nasional

Tersangka mengatakan agar ritual pengusiran jin di tubuh korban dilakukan di kamar tertutup tanpa disaksikan oleh orangtua korban.

"Pada saat itulah korban dicabuli oleh tersangka," kata Sunhot.

Setelah tersangka pulang, korban mengadu kepada orangtuanya bahwa dia telah dicabuli.

Orangtua korban pun langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Tubabar.

Sunhot mengatakan, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak dan terancam pidana maksimal 15 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Regional
Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Regional
Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Regional
Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Regional
Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Regional
Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Regional
Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Regional
Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Regional
Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Regional
Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com