Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Kericuhan Pertandingan Sepak Bola Pra-Liga Askab Kendal Beredar, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 06/10/2022, 12:51 WIB
Slamet Priyatin,
Khairina

Tim Redaksi

 

KENDAL, KOMPAS.com- Beredar video kericuhan pertandingan sepak bola pra-Liga Asosiasi Kabupaten (Askab), Kendal, Jawa Tengah.

Dalam video tersebut terlihat beberapa penonton masuk ke lapangan pertandingan dan mengejar pemain.

Pertandingan sepak bola pra-Liga Askab Kendal yang ricuh tersebut berlangsung di lapangan sepak bola Desa Sendang Dawung, Kecamatan Kangkung, Minggu (2/10/2022) beberapa menit usai ada instruksi larangan bermain dari presiden.

Baca juga: Empati Tragedi Kanjuruhan,190 Pertandingan Sepakbola Liga 3 Jateng Ditunda

 

Terkait dengan hal itu, Ketua Askab Kendal Muhamad Wibowo membenarkan adanya kerusuhan tersebut dan sudah bisa diselesaikan dengan baik.

Ia menegaskan, Askab PSSI Kendal akan bertindak tegas atas kejadian tersebut.

Menurut Bowo, penyebab kerusuhan tersebut, selebrasi yang berlebihan dari pemain PS Arsiba setelah cetak gol.

“Semua sudah bisa ditangani oleh pihak keamanan, dan sudah ada pernyataan damai dari kedua kesebelasan,” kata Bowo.  

Baca juga: Viral Video Pemain Sepakbola Diminta Keluar Lapangan oleh Istri, Ini Penyebabnya

Bowo yang juga seorang dokter di RSUD Soewondo Kendal tersebut menjelaskan, pertandingan itu berlangsung Minggu (2/10/2022) di lapangan sepak bola Desa Sendang Dawung, Kangkung.

 

Sebelumnya,tambah Bowo, dirinya sudah menginstruksikan ke panitia pelaksana (Panpel) lokal untuk menindaklanjuti surat imbauan dari ASPROV Jawa Tengah yang diterima tanggal 2 Oktober 22 sekitar jam 15.30 wib.

“Tapi waktu itu, kedua tim sudah persiapan di lapangan. Setelah panpel berkoordinasi dengan pihak keamanan pertandingan bisa dimainkan dengan penguatan pengamanan,” ujar Bowo.

Bowo menegaskan, per 3 Oktober 2022, pihaknya sudah menghentikan semua pertandingan sepak bola di Kendal, sesuai imbauan presiden dan surat edaran atau imbauan PSSI & Asprov PSSI Jateng.

“Tapi kemungkinan pertandingan pra-Liga Askab Kendal yang mulai berlangsung 18 September akan kami hentikan selama 2 minggu, karena ada pilihan kepala desa,” jelas Bowo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

IRT Tewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan, Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku

IRT Tewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan, Polisi Amankan 5 Terduga Pelaku

Regional
Cerita di Balik Gol Cantik Witan Sulaeman ke Gawang Yordania

Cerita di Balik Gol Cantik Witan Sulaeman ke Gawang Yordania

Regional
Kebakaran Kapal Ikan Cilacap Renggut 1 Nyawa ABK, Ditemukan Mengambang dengan Luka Bakar di Tubuh

Kebakaran Kapal Ikan Cilacap Renggut 1 Nyawa ABK, Ditemukan Mengambang dengan Luka Bakar di Tubuh

Regional
Pilkada Maluku, Anggota DPR RI Hendrik Lewerissa Ambil Formulir di 5 Parpol

Pilkada Maluku, Anggota DPR RI Hendrik Lewerissa Ambil Formulir di 5 Parpol

Regional
Perempuan di Sragen Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus

Perempuan di Sragen Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus

Regional
Remaja di Padang Pariaman Diperkosa 4 Pemuda Setelah Dicekoki Miras

Remaja di Padang Pariaman Diperkosa 4 Pemuda Setelah Dicekoki Miras

Regional
Pemkab Sikka Vaksinasi 1.087 Ekor Anjing di Wilayah Endemis Rabies

Pemkab Sikka Vaksinasi 1.087 Ekor Anjing di Wilayah Endemis Rabies

Regional
Sempat Dirawat, Remaja di Kalbar Meninggal Setelah Digigit Anjing Rabies

Sempat Dirawat, Remaja di Kalbar Meninggal Setelah Digigit Anjing Rabies

Regional
PDI-P Belum Buka Pendaftaran Pilkada Magelang, Tunggu Petunjuk Pusat

PDI-P Belum Buka Pendaftaran Pilkada Magelang, Tunggu Petunjuk Pusat

Regional
DBD di Lampung Melonjak, Brimob 'Gempur' Permukiman Pakai Alat 'Fogging'

DBD di Lampung Melonjak, Brimob "Gempur" Permukiman Pakai Alat "Fogging"

Regional
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka

Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka

Regional
Dramatisnya Laga Indonesia Vs Korsel, Ibu Pratama Arhan Deg-degan, Kerabat Witan Menangis

Dramatisnya Laga Indonesia Vs Korsel, Ibu Pratama Arhan Deg-degan, Kerabat Witan Menangis

Regional
Mantan Caleg di Pontianak Tersangka Mafia Tanah Rp 2,3 Miliar Resmi Ditahan

Mantan Caleg di Pontianak Tersangka Mafia Tanah Rp 2,3 Miliar Resmi Ditahan

Regional
Tetap Jalankan Tugas Wali Kota Solo Sampai Dilantik Jadi Wapres, Gibran: Itu Perintah Pak Presiden Terpilih

Tetap Jalankan Tugas Wali Kota Solo Sampai Dilantik Jadi Wapres, Gibran: Itu Perintah Pak Presiden Terpilih

Regional
Cerita Bocah 15 Tahun di Bengkulu, Diperkosa Kakak dan 'Dijual' Rp 100.000 oleh Ibu ke Pacarnya

Cerita Bocah 15 Tahun di Bengkulu, Diperkosa Kakak dan "Dijual" Rp 100.000 oleh Ibu ke Pacarnya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com