Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kampung Singkur: Daya Tarik, Harga Tiket, Penginapan, dan Jam Buka

Kompas.com - 09/09/2022, 17:49 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Kampung Singkur terletak di Jalan Situ Cileunca Km 4, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Kawasan Kampung Singkur merupakan tempat wisata alam yang terletak di tengah hutan pinus Rahong.

Banyak kegiatan wisata yang dapat dilakukan di Kampung Singkur bersama keluarga maupun teman kantor.

Kampung Singkur

Daya Tarik Kampung Singkur

Destinasi wisata Kampung Singkur menawarkan pemandangan alam yang hijau dan udara yang segar.

Suasana wisata alami ini akan membawa pengalaman liburan yang tidak terlupakan dan kembali menetralkan pikiran.

Banyak wahana yang dapat dinikmati untuk mengisi liburan di Kampung Singkur. Beberapa wahana tersebut adalah:

Baca juga: Pesona Desa Wisata Kampung Warna-Warni Tigarihit Simalungun

1. Rafting dan Tubing

Rafting

Atraksi arung jeram atau rafting ini akan menyusuri sungai Palayangan Bandung sepanjang lima kilometer.

Untuk menikmati rafting, pengunjuang akan dikenakan tiket sebesar 150.000 per orang atau 125.000 per orang dengan minimal rombongan sebanyak lima orang.

Tubing

Pilihan susur sungai lainnya adalah tubing, yang tersedia untuk jarak 400 sampai 900 meter.

Biaya paket yang ditawarkan adalah Rp 50.000, Rp 60.000, dan Rp 90.000.

2. Offroad

Bagi pengunjung yang senang naik mobil di alam dapat menjajal offroad untuk memacu adrenalin. Mobil yang digunakn jip atau jenis SUV.

Pengunjung berfoto di jembatan di atas Sungai Palayangan di area Wisata Kampung SingkurDok. Wana Wisata Rahong Pengunjung berfoto di jembatan di atas Sungai Palayangan di area Wisata Kampung Singkur

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dampak Bencana, KPU Tanah Datar Butuh Kotak Suara Baru untuk PSU DPD

Dampak Bencana, KPU Tanah Datar Butuh Kotak Suara Baru untuk PSU DPD

Regional
Mantan Anggota Dewan dan Seorang PNS Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Mantan Anggota Dewan dan Seorang PNS Jadi Tersangka Korupsi Bansos

Regional
Misteri Kematian Perempuan Terapis di Kontrakan Grobogan, 2 Pria Penghuni Rumah Menghilang

Misteri Kematian Perempuan Terapis di Kontrakan Grobogan, 2 Pria Penghuni Rumah Menghilang

Regional
Gempa M 6,0 di Maluku, BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan

Gempa M 6,0 di Maluku, BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan

Regional
Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31, Pemkot Semarang Hadirkan Rangkaian Kegiatan Menarik

Jadi Tuan Rumah Harganas Ke-31, Pemkot Semarang Hadirkan Rangkaian Kegiatan Menarik

Regional
Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 2 Kali, Tinggi Kolom Abu 1 Km

Pagi Ini Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 2 Kali, Tinggi Kolom Abu 1 Km

Regional
Pohon Tumbang Tutup Badan Jalan di Ambon, Antrean Kendaraan Mengular

Pohon Tumbang Tutup Badan Jalan di Ambon, Antrean Kendaraan Mengular

Regional
Kisah Warga di Pedalaman Nagekeo NTT, Harga Komoditi Ditekan Pengepul karena Akses Infrastruktur Jalan Buruk

Kisah Warga di Pedalaman Nagekeo NTT, Harga Komoditi Ditekan Pengepul karena Akses Infrastruktur Jalan Buruk

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 25 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Riau Siapkan Lahan 9.749 M² untuk Flyover Simpang Garuda Sakti

Riau Siapkan Lahan 9.749 M² untuk Flyover Simpang Garuda Sakti

Regional
Numpang di Rumah Keluarga, Pria asal Jawa Timur Nekat Edarkan Sabu

Numpang di Rumah Keluarga, Pria asal Jawa Timur Nekat Edarkan Sabu

Regional
Ibu di Musi Rawas Bunuh dan Simpan Jasad Bayinya hingga Membusuk Dalam Lemari

Ibu di Musi Rawas Bunuh dan Simpan Jasad Bayinya hingga Membusuk Dalam Lemari

Regional
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Kendawangan-Ketapang

Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Kendawangan-Ketapang

Regional
Musim Panen Diperkirakan Juli, Perum Bulog Solo Sebut Stok Beras Saat Ini 24.000 Ton

Musim Panen Diperkirakan Juli, Perum Bulog Solo Sebut Stok Beras Saat Ini 24.000 Ton

Regional
Di Balik Temuan 70 Paku di Perut Pria Asal Indramayu, Dokter Sebut Yang Bersangkutan Diduga ODGJ

Di Balik Temuan 70 Paku di Perut Pria Asal Indramayu, Dokter Sebut Yang Bersangkutan Diduga ODGJ

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com