Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Ibu di Kupang Tewas Ditabrak Truk Tangki, Sempet Terseret hingga Patah Tulang

Kompas.com - 05/09/2022, 11:21 WIB
Riska Farasonalia

Editor

KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki Pertamina dan motor menewaskan seorang ibu rumah tangga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (2/9/2022).

Saat itu korban NJ (40) sedang mengendarai motor Suzuki Spin dengan nomor polisi DH 5499-AY.

Baca juga: Ratusan orang Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Bantul, Banyak Terjadi Pagi

Warga Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Oebobo ini melintas di Jalan Urip Sumaharjo, tepat di depan Kantor Perpustakaan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kota Lama.

Kemudian ada mobil truk tangki Pertamina melaju dari arah Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, ke arah terminal Kota Kupang.

Ketika melintasi tanjakan kantor Perpustakaan NTT, korban juga melaju dari arah yang sama.

Korban pun bergerak di depan, sedangkan mobil melaju di belakangnya.

Saat menikung dan hendak menanjak jalan di depan Kantor Perpustakaan, kecelakaan itu pun tak terhindarkan.

Korban terseret

Diduga pengemudi truk tidak memperhatikan sepeda motor di depannya.

Akibatnya, truk tangki menabrak bagian belakang sepeda motor hingga korban terseret ke arah depan.

Akibat kecelakaan itu, korban tewas di lokasi kejadian.

Kondisi korban mengalami patah tangan kanan dan tulang rahang kiri.

Korban sempat dibawa ke RSUD Prof Dr WZ Johanes Kupang, tetapi nyawanya tak tertolong.

"Dia tewas ditabrak mobil truk tangki Pertamina yang dikendarai YSH (33), warga Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Ariasandy, kepada Kompas.com, Sabtu (3/9/2022) pagi.

Baca juga: Seorang Ibu di Kupang Tewas Ditabrak Truk Tangki, Begini Kronologinya

Pengakuan sopir

Berdasarkan pengakuan sopir, tabrakan tersebut terjadi karena dia tidak memperhatikan ke arah depan sebelah kiri.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Regional
Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Regional
Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Regional
Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Mandi di Laut, 4 Orang di Purworejo Terseret Ombak, 1 Belum Ditemukan

Regional
Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Status Gunung Kelimutu Naik dari Level Normal ke Waspada

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com