Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bukan Tarik Tambang, Pegawai KAI Daop 5 Purwokerto Gelar Lomba Tarik Lokomotif

Kompas.com - 17/08/2022, 19:12 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Biasanya peringatan 77 tahun Hari Kemerdekaan Indonesia dimeriahkan dengan lomba tarik tambang.

Namun berbeda dengan lomba yang digelar PT KAI Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah. Para pegawai mengikuti lomba tarik lokomotif di Dipo Lokomotif Stasiun Purwokerto, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: Lesti Kejora dan Rizky Billar Ingin Ikut Lomba Balap Karung sampai Panjat Pinang

Lomba tersebut diikuti empat tim dengan masing-masing beranggotakan 10 orang mulai dari pegawai dipo hingga vice president.

Setiap tim berlomba agar menjadi yang tercepat menarik lokomotif jenis CC201 seberat 84 ton dengan jarak 10 meter.

Aturan mainnya, tim yang paling cepat menyentuh garis finish adalah pemenangnya.

Berdasarkan pantauan, para pegawai berlomba menarik dua lokomatif yang berdampingan menggunakan tambang.

Tak hanya pegawai laki-laki, pegawai perempuan juga turut serta dalam lomba tersebut.

Vice President Daop 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat mengatakan, lomba tersebut untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan sekaligus meningkatkan kerja sama antar-pegawai.

"Untuk memeriahkan HUT RI dan meningkatkan kolaborasi (antar-pegawai) untuk kerja bersama-sama," kata Daniel yang juga ikut lomba tarik lokomotif ini.

Sementara itu, sore harinya KAI Daop 5 menggelar acara bertajuk "Angkringan on Station" di Stasiun Purwokerto.

"Ini sekaligus sebagai bentuk dukungan KAI khususnya Daop 5 Purwokerto kepada para pelaku usaha UMKM mengingat UMKM adalah pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia terutama dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ujar Daniel.

Baca juga: Keseruan Perayaan HUT ke-77 RI di Aliran Kali Baru Pangeran Jayakarta Bekasi, Ada Lomba Gebuk Bantal hingga Panjat Pinang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6.000 Buah Durian Lokal Unggulan Disajikan dalam Festival Durian Kuningan

6.000 Buah Durian Lokal Unggulan Disajikan dalam Festival Durian Kuningan

Regional
Menengok Pemungutan Suara Ulang di Lokasi Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima, Ratusan Polisi Disiagakan

Menengok Pemungutan Suara Ulang di Lokasi Pembakaran 68 Kotak Suara di Bima, Ratusan Polisi Disiagakan

Regional
Pantai Jakat di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Jakat di Bengkulu: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Taylor Swift Disebut Hanya Konser di Singapura, Ini Kata Sandiaga Uno

Taylor Swift Disebut Hanya Konser di Singapura, Ini Kata Sandiaga Uno

Regional
Truk Pengangkut Elpiji Alami Rem Blong, Tabrak 3 Kendaraan di Lampu Merah

Truk Pengangkut Elpiji Alami Rem Blong, Tabrak 3 Kendaraan di Lampu Merah

Regional
Harga Beras di Babel Naik, Satgas Pangan: Dipengaruhi Stok Cipinang

Harga Beras di Babel Naik, Satgas Pangan: Dipengaruhi Stok Cipinang

Regional
Tahanan Narkoba Polda Kalsel Diduga Dianiaya Petugas, Alami Patah Kaki dan Dioperasi

Tahanan Narkoba Polda Kalsel Diduga Dianiaya Petugas, Alami Patah Kaki dan Dioperasi

Regional
Sandiaga Pastikan Koalisi Ganjar-Mahfud Masih Solid Kawal Perhitungan Suara

Sandiaga Pastikan Koalisi Ganjar-Mahfud Masih Solid Kawal Perhitungan Suara

Regional
Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Jaksa Bekukan Aset Tersangka Korupsi Pajak Lampu Jalan Lhokseumawe

Regional
Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Regional
KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

Regional
Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Regional
PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

Regional
BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

Regional
Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com