Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/08/2022, 13:38 WIB

JAMBI, KOMPAS.com - Lebih sepekan, warga Aceh disekap di Jambi lantaran utang sebesar Rp 31 juta tidak kunjung dibayar.

Korban penyekapan adalah YA (37) warga Dusun Balee, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Sementara pelaku yang diringkus berinisial PA (35) warga Simpang Margoyoso, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi. Dia ditangkap bersama dua saksi berinisial B dan H.

"Motif penyekapan karena korban memiliki utang sebesar Rp31 juta," kata Wakapolres Sarolangun, Kompol Sandi Muttaqin dalam konferensi pers, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Sekap Warga Aceh di Jambi dan Minta Tebusan Rp 50 Juta, 3 Orang Ditangkap

Sandi mengatakan, utang sebesar Rp 31 juta itu karena adanya aktivitas bisnis jual-beli ikan antara pelaku dan korban.

Tindakan penyekapan dilakukan tanpa adanya penyiksaan. Namun, korban diikat dengan seutas tali jemuran.

Sandi mengatakan saat ditemukan di rumah penyekapan, keadaan korban dalam keadaan sehat. Korban hanya dilarang pergi dari rumah, karena belum melunasi utang.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Karena saat di rumah bebas melakukan apa saja, tapi dalam pengawasan pelaku," kata Sandi.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pidana dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseoarang sesuai pasal 333 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama delapan tahun penjara.

Baca juga: Jadi Bandar Chip Domino Online, Seorang PNS di Aceh Dicambuk

Kronologi penyekapan dan penangkapan

Pada Kamis (21/7/2022), korban menghubungi pelaku dan mengatakan akan ke rumahnya di Desa Margoyoso, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin.

Pada Minggu (24/7/2022) sekitar 19.00 WIB, korban telah sampai di rumah pelaku.

Setelah pertemuan itu, korban meminta pelaku menemaninya untuk mencari keberadaan mobil korban yang dibawa temannya di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Kemudian, pada Senin (25/7/2022) pukul 20.00 WIB, korban dan pelaku pergi ke Singkut untuk mencari keberadaan mobil tapi tidak ditemukan.

Karena tidak ditemukan, mereka pun kembali ke rumah untuk tidur di rumah pelaku.

Esok harinya, Selasa (26/7/2022), pelaku menanyakan kepada korban terkait utang sebesar Rp 31 juta yang tak kunjung dibayar sejak Maret 2022.

Pelaku mendesak agar korban menghubungi keluarga melalui handphone agar mencarikan uang untuk membayar utang.

Apabila keluarga belum mengirimkan uang, maka tidak diperbolehkan pulang.

Baca juga: Sekap dan Cabuli Anak Bawah Umur Selama 2 Hari, Pria di Pontianak Ditangkap

Namun karena takut korban melarikan diri, maka pelaku mengikat tangan korban dengan seutas tali jemuran di rumahnya.

Selanjutnya, pada Jumat (29/7/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku bersama temannya yang membawa korban ke Kota Jambi untuk menjemput saksi H.

Selanjutnya mereka berkeliling di Kota Jambi, karena keperluan tertentu.

Pelaku lalu menanyakan kembali perihal utang yang tidak kunjung dibayarkan.

Karena belum mendapat kepastian, pelaku pun membawa korban bersama teman-temannya ke Perumahan Gunung Kembang Asri II, RT 21/005 Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun.

Baca juga: Kondisi Terkini Penyekapan Puluhan WNI di Kamboja, Masalah Menahun yang Belum Juga Usai

Hingga akhirnya pada Sabtu (30/7/2022) sekitar 21.00 WIB, polisi mendatangi rumah pelaku dan membawa korban ke Polres Sarolangun untuk menjalani pemeriksaan atas laporan keluarga korban.

Polisi langsung menanyakan adanya dugaan penyekapan. Pelaku pun mengakui dan menyerahkan korban.

Selanjutnya, baik pelaku dan korban dibawa pelaku ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan tiga orang tersangka penculikan dan penyekapan warga Aceh Utara di Sarolangun, Jambi.

"Penangkapan berawal dari laporan warga melalui Layanan Bantuan Polisi Via WhatsApp 0853 6055 5222 terkait adanya penyekapan warga," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Kombes Pol Mulia Prianto melalui pesan singkat, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Aceh hingga Selat Malaka

Mulia mengatakan, lewat layanan bantuan polisi, orangtua korban melaporkan penyekapan anaknya di Jambi.

Dengan adanya laporan tersebut, kata Mulia, polisi langsung dan mengamankan tiga orang yang diduga penyekap.

"Ketiga pelaku diamankan di Perumahan Gunung Kembang 2, Kecamatan Sarolangun, Sarolangun, Sabtu (30/7/2022)," kata Mulia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

Regional
Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Regional
Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Regional
Parkir Liar Saat 'Sunmori' di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Parkir Liar Saat "Sunmori" di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Regional
Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Regional
Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Regional
Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Regional
Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Regional
Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Regional
Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Regional
Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Beredar Kabar Siswa di Ambon Gagal Diculik Setelah Lompat dari Angkot, Polisi Beri Penjelasan

Regional
Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Sosok Nur, Perempuan yang Ada di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi, Mengaku Sebagai Istri Polisi

Regional
Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Dikira Hilang, Remaja Putri di Lampung Ternyata Kabur karena Sering Diperkosa Bapak Tiri

Regional
Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Bunga Rafflesia Berkelopak 6 Mekar di Seluma Bengkulu

Regional
Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Puluhan Kendaraan Tertahan di Pelabuhan Bangka Barat Imbas Cuaca Buruk

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.