NEWS
Salin Artikel

Warga Aceh Disekap di Jambi, Ternyata karena Utang Rp 31 Juta Belum Dibayar

Korban penyekapan adalah YA (37) warga Dusun Balee, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Sementara pelaku yang diringkus berinisial PA (35) warga Simpang Margoyoso, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi. Dia ditangkap bersama dua saksi berinisial B dan H.

"Motif penyekapan karena korban memiliki utang sebesar Rp31 juta," kata Wakapolres Sarolangun, Kompol Sandi Muttaqin dalam konferensi pers, Selasa (2/8/2022).

Sandi mengatakan, utang sebesar Rp 31 juta itu karena adanya aktivitas bisnis jual-beli ikan antara pelaku dan korban.

Tindakan penyekapan dilakukan tanpa adanya penyiksaan. Namun, korban diikat dengan seutas tali jemuran.

Sandi mengatakan saat ditemukan di rumah penyekapan, keadaan korban dalam keadaan sehat. Korban hanya dilarang pergi dari rumah, karena belum melunasi utang.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Karena saat di rumah bebas melakukan apa saja, tapi dalam pengawasan pelaku," kata Sandi.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pidana dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseoarang sesuai pasal 333 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama delapan tahun penjara.

Kronologi penyekapan dan penangkapan

Pada Kamis (21/7/2022), korban menghubungi pelaku dan mengatakan akan ke rumahnya di Desa Margoyoso, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin.

Pada Minggu (24/7/2022) sekitar 19.00 WIB, korban telah sampai di rumah pelaku.

Setelah pertemuan itu, korban meminta pelaku menemaninya untuk mencari keberadaan mobil korban yang dibawa temannya di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.


Kemudian, pada Senin (25/7/2022) pukul 20.00 WIB, korban dan pelaku pergi ke Singkut untuk mencari keberadaan mobil tapi tidak ditemukan.

Karena tidak ditemukan, mereka pun kembali ke rumah untuk tidur di rumah pelaku.

Esok harinya, Selasa (26/7/2022), pelaku menanyakan kepada korban terkait utang sebesar Rp 31 juta yang tak kunjung dibayar sejak Maret 2022.

Pelaku mendesak agar korban menghubungi keluarga melalui handphone agar mencarikan uang untuk membayar utang.

Apabila keluarga belum mengirimkan uang, maka tidak diperbolehkan pulang.

Namun karena takut korban melarikan diri, maka pelaku mengikat tangan korban dengan seutas tali jemuran di rumahnya.

Selanjutnya, pada Jumat (29/7/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku bersama temannya yang membawa korban ke Kota Jambi untuk menjemput saksi H.

Selanjutnya mereka berkeliling di Kota Jambi, karena keperluan tertentu.

Pelaku lalu menanyakan kembali perihal utang yang tidak kunjung dibayarkan.

Karena belum mendapat kepastian, pelaku pun membawa korban bersama teman-temannya ke Perumahan Gunung Kembang Asri II, RT 21/005 Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun.

Hingga akhirnya pada Sabtu (30/7/2022) sekitar 21.00 WIB, polisi mendatangi rumah pelaku dan membawa korban ke Polres Sarolangun untuk menjalani pemeriksaan atas laporan keluarga korban.

Polisi langsung menanyakan adanya dugaan penyekapan. Pelaku pun mengakui dan menyerahkan korban.


Selanjutnya, baik pelaku dan korban dibawa pelaku ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan tiga orang tersangka penculikan dan penyekapan warga Aceh Utara di Sarolangun, Jambi.

"Penangkapan berawal dari laporan warga melalui Layanan Bantuan Polisi Via WhatsApp 0853 6055 5222 terkait adanya penyekapan warga," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Kombes Pol Mulia Prianto melalui pesan singkat, Senin (1/8/2022).

Mulia mengatakan, lewat layanan bantuan polisi, orangtua korban melaporkan penyekapan anaknya di Jambi.

Dengan adanya laporan tersebut, kata Mulia, polisi langsung dan mengamankan tiga orang yang diduga penyekap.

"Ketiga pelaku diamankan di Perumahan Gunung Kembang 2, Kecamatan Sarolangun, Sarolangun, Sabtu (30/7/2022)," kata Mulia.

https://regional.kompas.com/read/2022/08/03/133818478/warga-aceh-disekap-di-jambi-ternyata-karena-utang-rp-31-juta-belum-dibayar

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.