Gibran Geram, Tanah Eks Bong Mojo di Solo Diduga Diperjualbelikan

Kompas.com - 13/07/2022, 15:14 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meradang dengan adanya dugaan jual beli tanah di eks pemakaman Bong Mojo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Pihaknya mengaku sudah mendapatkan dua nama oknum yang diduga telah melakukan jual beli tanah di eks Bong Mojo.

"Sudah dapat dua nama yang menjual-belikan tanah di situ," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2022).

Putra sulung Presiden Jokowi mengatakan di lokasi tersebut sudah berdiri beberapa bangunan permanen, meski tidak ada sertifikat tanah.

Baca juga: Pejabat PDAM Solo Terlibat Kasus Pencabulan, Gibran: Saya Sangat Mengapresiasi Korban Berani Speak Up

Sementara lahan eks Bong Mojo tersebut merupakan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Rencananya lahan itu akan digunakan untuk pembangunan pasar mebel.

"Ada lebih dari 10 bangunan permanen. Di situ ada proses jual beli. Wis ya, nanti tak urus, tenang saja," ungkap dia.

Pascakejadian itu, Gibran mengaku sudah meminta lurah, camat dan dinas terkait untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.

"Lurah, camat, Disperum KPP sudah memberikam imbauan kepada warga yang sudah telanjur beli tanah, mendirikan bangunan, nanti segera kita ambil keputusan," kata Gibran.

Menurut Gibran berdasarkan informasi warga, ada yang membeli tanah di eks Bong Mojo dengan harga Rp 8 juta.

Saat ini, Pemkot Solo sedang mengumpulkan bukti dugaan jual beli tanah di eks Bong Mojo.

"Intinya tanah ini kan tanah pemerintah. Tidak bisa seenaknya membangun bangunan permanen di situ," ungkap Gibran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapas Suliki Sumbar Siapkan Program Hapus Tato untuk Napi

Lapas Suliki Sumbar Siapkan Program Hapus Tato untuk Napi

Regional
Warga Lereng Semeru Trauma, Pilih Tidak Tidur Khawatir Erupsi Susulan hingga Cegah Pencurian

Warga Lereng Semeru Trauma, Pilih Tidak Tidur Khawatir Erupsi Susulan hingga Cegah Pencurian

Regional
Jokowi Undang Presiden UEA ke Pernikahan Kaesang dan Erina

Jokowi Undang Presiden UEA ke Pernikahan Kaesang dan Erina

Regional
UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Guguran 6 Km dan Warga Evakuasi Ternak

UPDATE Erupsi Gunung Semeru, Luncuran Awan Panas Guguran 6 Km dan Warga Evakuasi Ternak

Regional
Video Penculik Anak Ditangkap Viral, Polisi Sebut Hoaks

Video Penculik Anak Ditangkap Viral, Polisi Sebut Hoaks

Regional
Antisipasi Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Dijual, Ini yang Dilakukan Gibran

Antisipasi Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Dijual, Ini yang Dilakukan Gibran

Regional
Ditkrimsus Polda Kaltim Bongkar Tambang Ilegal, Dua Orang Jadi Tersangka

Ditkrimsus Polda Kaltim Bongkar Tambang Ilegal, Dua Orang Jadi Tersangka

Regional
UMK Kota Bima Naik 7,03 Persen, Jadi Rp 2,4 Juta

UMK Kota Bima Naik 7,03 Persen, Jadi Rp 2,4 Juta

Regional
Eksepsinya Ditolak, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Dito Mahendra di Persidangan

Eksepsinya Ditolak, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Dito Mahendra di Persidangan

Regional
Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Regional
Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Regional
Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Regional
Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Regional
Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Regional
Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.