Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda NTB Siapkan 2.500 Personel Gabungan untuk Amankan MXGP Samota

Kompas.com - 14/06/2022, 09:03 WIB
Idham Khalid,
Andi Hartik

Tim Redaksi

MATARAM, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menerjunkan 2.500 personel gabungan untuk mengamankan perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia di Sirkuit Samota, Sumbawa, pada 24-26 Juni 2022 mendatang.

"Untuk pengamanan MXGP, kita sudah menyiapkan 2.500 personel, itu bisa naik atau turun, tergantung perkembangan situasi nantinya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTB, Kombes Pol Artanto melalui sambungan telepon, Selasa (14/6/2022).

Diterangkan Artanto, tim pengamanan gabungan tersebut terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP hingga masyarakat sipil.

Baca juga: Pebalap dan Kru MXGP Tiba di Sumbawa pada 19 Juni

"Jangan dianggap remeh pengamanan ini, jumlah penonton puluhan ribu, jalur medan masuk transportasi seperti apa, itu juga menjadi pertimbangan," kata Artanto.

Sementara untuk Bantuan Komando Operasional (BKO) dari Markas Besar Polri, pihak Polda NTB telah meminta bantuan untuk personel ahli drone.

Baca juga: 200 Ton Peralatan MXGP Tiba di Samota

"Kalau BKO dari Mabes hanya untuk seperti ahli drone, samapta, cek dor, karena mereka yang punya alat. Kurang lebih pengamanan seperti di Mandalika," ungkap Artanto.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengantisipasi potensi terjadinya kemacetan, mengingat sarana infrastruktur yang masih minim.

"Kalau kita lihat jalur transportasinya, memang jalur disiapkan dua, yang satu aspal, yang satunya lagi tanah. Apakah semua orang itu mau melewati tanah, ini yang harus kita siasati," kata Artanto.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada penonton untuk menggunakan shuttle bus menuju sirkuit. Namun jika sudah penuh, maka dapat menggunakan roda dua. Penonton tidak dianjurkan menggunakan mobil.

"Diimbau kepada penonton menggunakan shuttle bus. Apabila shuttle bus tidak mencukupi menggunakan roda dua, jangan menggunakan roda empat," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
BNPB Salurkan Bantuan Rp 250 Juta dan Peralatan Penanganan Darurat Banjir Mahakam Ulu

BNPB Salurkan Bantuan Rp 250 Juta dan Peralatan Penanganan Darurat Banjir Mahakam Ulu

Regional
Soal Status Jokowi di PDI-P, Sukur Henry: Bagi Saya itu Masa Lalu

Soal Status Jokowi di PDI-P, Sukur Henry: Bagi Saya itu Masa Lalu

Regional
Maju Pilkada 2024, Mantan Wabup Belitung Daftar di 4 Parpol

Maju Pilkada 2024, Mantan Wabup Belitung Daftar di 4 Parpol

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com