Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

W20 di Manokwari Fokus Bahas Perempuan Pedesaan dan Difabel

Kompas.com - 07/06/2022, 20:31 WIB

MANOKWARI, KOMPAS.com - Women 20 (W20) di Manokwari, Papua Barat, akan berlangsung mulai besok, Rabu (8/6/2022) hingga Jumat (10/6/2022). Kegiatan berskala internasional itu akan membahas dua isu utama, yakni kelompok difabel dan perempuan pedesaan.

"Soal perempuan pedesaan atau saya sebut sebagai perempuan kampung. Kami yang bergerak melakukan advokasi dari 164 kampung di Manokwari. Sejumlah persoalan perempuan di Kampung yang sama sekali belum ada perhatian dari pemerintah" kata Direktur Yayasan Mitra Perempuan Papua, Anike H Sabami, Selasa (7/6/2022).

Anike menyebut, karena merupakan kegiatan dengan skala internasional, maka W20 akan membahas perempuan secara global. Namun, untuk di Manokwari, persoalan utama perempuan adalah perempuan pedesaan dan difabel.

Baca juga: Pemuda di Papua Barat Diminta Berpartisipasi Sukseskan Agenda W20 dan Y20

Pihaknya sudah menyerahkan data-data persoalan perempuan pedesaan dan difabel ke panitia kegiatan.

"Perempuan di kampung yang notabene perempuan asli Papua ini mereka lagi berjuang bagaimana memenuhi terget kebutuhan hidup rumah tangga" ucapnya.

Baca juga: W20 Bahas Isu Perempuan dan Disabilitas Sekaligus Kenalkan Kota Batu ke Dunia

Menurutnya, perempuan pedesaan di Papua identik dengan kemiskinan. Sehingga, perlu mendapat perhatian dalam event W20.

Anike berharap, pada momentum W20 ini, panitia bisa mengakomodasi aktivis perempuan di daerah yang memiliki data dan informasi terkait kehidupan perempuan lokal.

Terpisah, aktivis gender di Manokwari, Yuliana Numberi menambahkan, misi utama W20 yakni mendorong kesetaraan, keamanan dan menghapus diskriminasi. Selain itu juga mengatasi kerentanan dalam meningkatkan ketahanan untuk perempuan pedesaan dan difabel.

"Maka di Papua Barat ini fokus pada isu perempuan pedesaan dan perempuan difabel dengan harapan tidak terjadi diskriminasi dan marginalisasi kepada kedua kelompok perempuan ini. Karena mereka cenderung diabaikan." ucapnya.

Pengamanan ditingkatkan

Kepolisian Daerah Papua Barat menyiapkan 595 personel gabungan untuk pengamanan side event W20 di Manokwari.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang di Lampung Tengah Dihipnotis, Perhiasan Emas 20 Gram Diganti Uang Palsu

Pedagang di Lampung Tengah Dihipnotis, Perhiasan Emas 20 Gram Diganti Uang Palsu

Regional
Ngaku Tak Tahu Penitipan Mahasiswa, Kabiro Akademik Unila Ternyata Diminta 'Bantu' Keponakan Pegawai Kemendikbud

Ngaku Tak Tahu Penitipan Mahasiswa, Kabiro Akademik Unila Ternyata Diminta "Bantu" Keponakan Pegawai Kemendikbud

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri Usia 6 Tahun di Bengkulu, Beraksi 5 Hari Berturut-turut Disertai Kekerasan

Ayah Perkosa Anak Tiri Usia 6 Tahun di Bengkulu, Beraksi 5 Hari Berturut-turut Disertai Kekerasan

Regional
Tolak Buka Masker Saat Singgah Minta Minum, Pria Ini Disabet Parang oleh Tuan Rumah

Tolak Buka Masker Saat Singgah Minta Minum, Pria Ini Disabet Parang oleh Tuan Rumah

Regional
Kronologi Perempuan di Pandeglang Dibunuh Mantan Pacar karena Cemburu

Kronologi Perempuan di Pandeglang Dibunuh Mantan Pacar karena Cemburu

Regional
Viral Oknum Kepsek di Semarang Diduga Melakukan Perbuatan Asusila di Sekolah

Viral Oknum Kepsek di Semarang Diduga Melakukan Perbuatan Asusila di Sekolah

Regional
Siang Ini, Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke 6 Sungai

Siang Ini, Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke 6 Sungai

Regional
2 dari 4 Pencuri Kerbau di Karo Tewas Diamuk Massa, Ini Kronologinya

2 dari 4 Pencuri Kerbau di Karo Tewas Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Detik-detik Siswa SMK Tusuk Teman Sekelasnya di Palembang, Pelaku Bawa Pisau hingga Berusaha Kabur

Detik-detik Siswa SMK Tusuk Teman Sekelasnya di Palembang, Pelaku Bawa Pisau hingga Berusaha Kabur

Regional
Wanita di Jambi Lecehkan 17 Anak, Psikolog: Soal Penyimpangan Seksual, Perlu Asesmen Mendalam

Wanita di Jambi Lecehkan 17 Anak, Psikolog: Soal Penyimpangan Seksual, Perlu Asesmen Mendalam

Regional
Jembatan Ambruk di Seram Bagian Barat akibat Banjir, Akses Transportasi Lumpuh

Jembatan Ambruk di Seram Bagian Barat akibat Banjir, Akses Transportasi Lumpuh

Regional
Ditinggal Makan, Mobil Dinas di Rote Ndao yang Diparkir Berjalan Mundur hingga Tabrak Kios

Ditinggal Makan, Mobil Dinas di Rote Ndao yang Diparkir Berjalan Mundur hingga Tabrak Kios

Regional
GP Mania Bubarkan Diri, Ketua Sahabat Ganjar Jateng Singgung soal Relawan Bunglon

GP Mania Bubarkan Diri, Ketua Sahabat Ganjar Jateng Singgung soal Relawan Bunglon

Regional
Labfor Polda Bali Olah TKP Pembakaran Hotel di Lombok Timur

Labfor Polda Bali Olah TKP Pembakaran Hotel di Lombok Timur

Regional
Oknum Polisi dan Prajurit TNI di Asahan Curi Rel Kereta Api, Libatkan Anak di Bawah Umur

Oknum Polisi dan Prajurit TNI di Asahan Curi Rel Kereta Api, Libatkan Anak di Bawah Umur

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.