Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Memeras Warga dan Makan Tidak Bayar, Anggota TNI Gadungan Ditangkap

Kompas.com - 01/06/2022, 15:16 WIB
Ahmad Dzulviqor,
Khairina

Tim Redaksi

TARAKAN, KOMPAS.com – Anggota Kodim 0907/Tarakan, Kalimantan Utara mengamankan seorang anggota TNI gadungan bernama F (35), pascaberedar informasi adanya oknum TNI yang suka memeras warga, di Kota Tarakan.

Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana mengatakan, F kerap mengaku sebagai oknum aparat TNI demi memperoleh uang dan makan gratis.

‘’Jadi F ini selalu mengaku aparat TNI. Di area Lantamal dia mengaku TNI AL, di di wilayah hukum Kodim, dia mengaku sebagai Bhabinsa. Kita amankan F di Kampung I Skip Tarakan Tengah, pada Senin 30 Mei 2022 malam,’’ujarnya, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Tipu Warga Blora dengan Modus Jual Kambing, Intel TNI Gadungan Ditangkap

Aksi F terbongkar setelah dua minggu ia melakukan aksinya. Sejumlah tempat ia datangi demi mendapat uang.

Antara lain, Kelurahan Kampung 1, Kampung 6, rumah makan, rumah warga dan petani rumput laut.

"Dia sering memeras warga, meminta uang mengatasnamakan anggota TNI. Intinya dia selalu mengaku aparat demi dikasih uang. Memang tidak banyak, mulai Rp 50.000 sampai Rp 200.000. begitu juga saat makan di warung, dia makan minum kenyang, lalu pergi ke kasir bilang kalau dia aparat, lalu pergi tanpa membayar,’’jelasnya.

Pada dasarnya, F dulu dikenal sebagai orang kaya di lokasi tersebut. Namun karena terjerumus pergaulan hedonis, mobilnya terjual dan harta bendanya perlahan ludes. Bahkan kondisi keluarganya ikut semrawut.

‘’Dia dulu orang kaya, tapi karena terpengaruh lingkungan sehingga menjadi pengangguran. Dia kenal dengan banyak anggota TNI, mungkin karena banyak kenalan dengan tentara, sehingga mengaku sebagai tentara demi keuntungan pribadi,’’tambahnya.

Baca juga: Ditipu TNI Gadungan, Sejumlah Pedagang Kuliner di Pandeglang Jadi Korban Order Fiktif

Dari pengakuan F, ia mengaku tentara dan meminta uang kesana sini, hanya agar bisa memenuhi kebutuhan hariannya karena lama menganggur.

‘’Aksi F ini mencemarkan citra institusi TNI, kita amankan dan kita serahkan ke Polres Tarakan, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,’’katanya.

Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Reza berharap kepada seluruh warga Kota Tarakan untuk tidak mudah percaya terhadap oknum-oknum yang mengaku sebagai Prajurit TNI.

‘’Bila menemukan hal-hal yang seperti kasus F, harap masyarakat segera cross check dengan Babinsa atau Koramil terdekat. Karena tidak menutup kemungkinan, pelaku yang mencatut institusi TNI, biasanya adalah orang-orang yang lihai dalam berkomunikasi,’’pesannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Imbas Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup hingga Besok

Regional
Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Calon Gubernur-Wagub Babel Jalur Perseorangan Harus Kumpulkan 106.443 Dukungan

Regional
Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com