Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunakan Adat Solo, Berikut Bocoran Prosesi Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK

Kompas.com - 25/05/2022, 18:53 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Prosesi dan konsep pernikahan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi) Idayati dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman akan mengunakan adat Jawa Tengah-Solo.

Koordinator Wedding Organizer, Dani Wigung, mengatakan prosesi akad dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB, Kamis (26/5/2022).

"Penyerahan calon pengantin putra dari keluarga putra kepada keluarga putri. Kemudian dari keluarga putri akan menerima calon pengantin putra untuk dinikahkan dengan calon pengantin putri," jelas Dani Wigung saat di Graha Shaba Buana, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Adik Jokowi dan Ketua MK Menikah, Sejumlah Hotel di Kota Solo Penuh

Setelah pasrah tampi, kemudian Anwar Usman diarahkan ke tempat akad nikah. Selanjutnya, Idayati menyusul calon pengantin pria.

"Lalu dilanjutkan kehadiran mempelai putri. Kemudian doa dan khutbah," ujarnya.

Prosesi selanjutnya, saksi kedua belah pihak dihadirkan yakni Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sebagi saksi keluarga pengantin pria. Lalu Wakil Presiden Ma'ruf Amin saksi pengantin wanita.

"Kemudian Bapak Jokowi datang yang terakhir sebagai wali nasab," jelasnya.

Untuk tamu undangan pada prosesi akad berjumlah 200 undangan dan sisanya saat prosesi resepsi.

"Semua tamu undangan harus PCR. Sistemnya tidak dine in. Semuanya hampers dengan sistem barcode dan sangat terbatas hanya 200 kursi saja saat akad. Tamu di resepsi agak longgar. Kalau akad lebih ketat," jelasnya.

Baca juga: Ini Bocoran Baju Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

"Tamu undangan datang sesuai prosesi dalam undangan. Jadi kalau dapat yang resepsi, datang saat akad tidak bisa masuk. Harus menunggu di luar atau pulang dulu," tegas Dani.

Sementara itu, prosesi gladi bersih kedua calon pengantin, Anwar Usman menggunakan pakaian berwarna putih polos dengan dipadukan celana hitam dan berpeci. Sedangkan, Idayati hadir dengan menggunakan pakaian batik dengan dominasi warna hijau dan cokelat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Ketua PPS Kayong Utara Pakai Honor KPPS untuk Judi Slot, Sebut Uang Rp 82 Juta Hilang

Regional
KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

KPU Luwu Ganti 3 Orang Anggota KPPS karena Coblos Lebih dari 1 Surat Suara

Regional
Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Pria Curi Cabai di Kediri Divonis 7 Hari Penjara, Ternyata Baru Bebas Bersyarat Kasus Pencabulan

Regional
PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

PSU di TPS Cirebon, Pemilih Turun 39 Persen, KPPS Panggili Pakai Pengeras Suara

Regional
BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

BKSDA Pasang Dua Kandang Jebakan di Lokasi Petani Diterkam Harimau

Regional
Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Buntut Hilangnya 230 Surat Suara Presiden, TPS di Cimahi Gelar Pencoblosan Ulang

Regional
Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Pria di Semarang Tusuk Kakak Ipar

Tak Terima Istrinya Dilecehkan, Pria di Semarang Tusuk Kakak Ipar

Regional
Pilu, Balita di Tulungagung Tewas Diracun Sang Ibu, Pelaku Coba Bunuh Diri

Pilu, Balita di Tulungagung Tewas Diracun Sang Ibu, Pelaku Coba Bunuh Diri

Regional
Polda Sebut Gadis Asal Sumbar yang Dibuang di Ancol Alami Trauma

Polda Sebut Gadis Asal Sumbar yang Dibuang di Ancol Alami Trauma

Regional
Setelah Pemilu, Harga Beras di Bima Tembus Rp 18.000 Per Kg

Setelah Pemilu, Harga Beras di Bima Tembus Rp 18.000 Per Kg

Regional
Minibus Angkut Penumpang Terguling Usai Bertabrakan di Salatiga, 2 Tewas dan 12 Luka-luka

Minibus Angkut Penumpang Terguling Usai Bertabrakan di Salatiga, 2 Tewas dan 12 Luka-luka

Regional
2 Pelajar Diduga Terlibat dalam Penembakan Pesawat Wings Air di Dekai

2 Pelajar Diduga Terlibat dalam Penembakan Pesawat Wings Air di Dekai

Regional
Perempuan di Tulungagung Jadi Tersangka karena Ajak Anak Minum Racun, Mengaku Sering Disakiti Suami

Perempuan di Tulungagung Jadi Tersangka karena Ajak Anak Minum Racun, Mengaku Sering Disakiti Suami

Regional
Wanita Muda Rampok dan Pukul Neneknya Sendiri di Indragiri Hulu Riau

Wanita Muda Rampok dan Pukul Neneknya Sendiri di Indragiri Hulu Riau

Regional
Diduga Suaranya Menyusut, Caleg di Bangkalan Marah-marah di Kantor PPK dan Bawa Puluhan Orang

Diduga Suaranya Menyusut, Caleg di Bangkalan Marah-marah di Kantor PPK dan Bawa Puluhan Orang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com