Ganjar Ikut Mudik ke Semarang Naik Kereta Ekonomi Berbaur Bareng Penumpang

Kompas.com - 29/04/2022, 21:08 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut mudik ke Kota Semarang bersama penumpang kereta yang hendak kembali ke kampung halamannya di Jawa Tengah.

Sebelum masuk ke gerbong kereta, Ganjar melepas keberangkatan KA Tawang Jaya Premium jurusan Jakarta-Semarang sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca juga: Ikut Mudik Bareng Warga ke Semarang, Ganjar Cerita Masa Lalunya Naik Kereta Api

Ada sebanyak 320 pemudik asal Jawa Tengah yang bekerja di Jabodetabek mudik menggunakan kereta dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Pada Kamis (28/4/2022), Ganjar juga sudah melepas 5.748 pemudik menggunakan 126 bus.

Didampingi istri, Siti Atikoh, Ganjar juga ikut mudik ke Semarang bersama penumpang menggunakan kereta kelas ekonomi.

"Saya lihat semuanya senang, mereka sudah dua tahun nggak bisa mudik, kita bantu. Kemarin saya lepas pemudik menggunakan bus dan antusiasnya tinggi sekali. Bahkan tadi malam saya ditelpon masih ada yang ketinggalan. Akhirnya malam-malam saya carikan tiga bus lagi agar saudara-saudara kita bisa pulang," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Jumat (29/4/2021)

Tak hanya bus, antusiasme pemudik menggunakan kereta api juga tak kalah tinggi.

Bahkan dari 320 tempat duduk yang disediakan dalam mudik gratis tahun ini, semuanya habis dalam waktu singkat.

"Hari ini yang pakai kereta dan peminatnya juga banyak sekali. Kereta ini kan jauh lebih nyaman, lebih enak karena relatif tidak antre di pintu tol. Ya mudah-mudahan dengan program ini, masyarakat bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman," ucapnya.

Baca juga: Puan Minta Kader PDI-P Tak Pilih Pemimpin yang Cuma Muncul di Medsos, Pengamat: Tegaskan Say No To Ganjar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolri Sebut 8 Gas Air Mata Dilontarkan ke Tribune Kanjuruhan, Bikin Penonton Panik

Kapolri Sebut 8 Gas Air Mata Dilontarkan ke Tribune Kanjuruhan, Bikin Penonton Panik

Regional
Balikpapan Batal Ikut Porprov, Atlet Memilih Angkat Kaki ke Kota Lain

Balikpapan Batal Ikut Porprov, Atlet Memilih Angkat Kaki ke Kota Lain

Regional
Stok Vaksin Covid-19 Sempat Menipis, Jateng Dikirimi 6.000 Dosis

Stok Vaksin Covid-19 Sempat Menipis, Jateng Dikirimi 6.000 Dosis

Regional
Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan

Peran 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Pasal yang Dijeratkan

Regional
Jasad Satu Keluarga di 'Septic Tank' Dievakuasi, Polisi: Sudah Jadi Tulang Belulang

Jasad Satu Keluarga di "Septic Tank" Dievakuasi, Polisi: Sudah Jadi Tulang Belulang

Regional
Warga Purworejo 17 Tahun Ditahan Majikan di Malaysia, Paspor Disita, Tak Boleh Pulang

Warga Purworejo 17 Tahun Ditahan Majikan di Malaysia, Paspor Disita, Tak Boleh Pulang

Regional
Kapolri: Sebagian Besar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Alami Asfiksia

Kapolri: Sebagian Besar Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Alami Asfiksia

Regional
Diduga Korupsi Puluhan Miliar, Mantan Dirut PDAM Manado Ditahan Kejati Sulut

Diduga Korupsi Puluhan Miliar, Mantan Dirut PDAM Manado Ditahan Kejati Sulut

Regional
Kapolri: 11 Personel Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Kapolri: 11 Personel Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Kanjuruhan

Regional
5 Biografi Singkat Pahlawan dari Kalimantan, Ada Pangeran Antasari

5 Biografi Singkat Pahlawan dari Kalimantan, Ada Pangeran Antasari

Regional
Dilaporkan Ketua DPRD, Bupati TTS Diperiksa Polisi

Dilaporkan Ketua DPRD, Bupati TTS Diperiksa Polisi

Regional
Dibuang ke 'Septic Tank', Jasad Satu Keluarga Diotopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung

Dibuang ke "Septic Tank", Jasad Satu Keluarga Diotopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung

Regional
Puluhan Kasus KDRT Terjadi di Jateng, Paling Banyak Kota Semarang

Puluhan Kasus KDRT Terjadi di Jateng, Paling Banyak Kota Semarang

Regional
Pemkot Solo Menang Sengketa Lahan Sriwedari, DPRD Godok Anggaran Revitalisasi Rp 80 M

Pemkot Solo Menang Sengketa Lahan Sriwedari, DPRD Godok Anggaran Revitalisasi Rp 80 M

Regional
Ayah dan Anak Bunuh Satu Keluarga, Jasad Dibuang ke 'Septic Tank' lalu Dicor gara-gara Warisan

Ayah dan Anak Bunuh Satu Keluarga, Jasad Dibuang ke "Septic Tank" lalu Dicor gara-gara Warisan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.