Kompas.com - 20/04/2022, 17:25 WIB

BAUBAU, KOMPAS.com – Brigpol FZ, oknum polisi penganiaya seorang bocah yang berumur 10 tahun di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, saat ini diamankan di ruang pemeriksaan khusus Seksi Propam Polres Baubau.

Selain menjalani pemeriksaan, Brigpol FZ juga juga menjalani pembinaan fisik di Polres Baubau. 

“Sudah (pemeriksaan), jadi kita tetap intens melakukan pemeriksaan dan sekaligus pembinaan. Sampai saat ini yang bersangkutan kami amankan di ruang pemeriksaan khusus di seksi Propam Polres Baubau,” kata Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, saat mengunjungi rumah bocah yang dianiaya anak buahnya, Rabu (20/4/2022). 

Baca juga: Kunjungi Bocah yang Dianiaya Oknum Polisi, Kapolres Baubau Minta Maaf atas Tindakan Anggotanya

Brigpol FZ dipastikan akan diproses secara prosedur dalam kedinasan kepolisian yang berlaku. 

“Saya berjanji akan bertindak secara professional. Saya sudah sampaikan dan tegaskan tidak ada tumpang tindih, siapa yang bersalah akan diproses (hukum),” ujar Erwin

Sebelumnya, Erwin mengunjungi rumah bocah korban penganiayaan oknum polisi di Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Rabu (20/4/2022).  

Dalam kunjungannya tersebut, Erwin menyampaikan permintaan maaf langsung kepada orangtua bocah itu atas tindakan anak buahnya. 

“Sekaligus ini menjadi pengalaman dan acuan pelajaran kedepannya agar tidak terulang kembali,” ucap Erwin. 

Baca juga: Video Viral Oknum Polisi di Baubau Aniaya Bocah gara-gara Mobilnya Diserempet Sepeda Korban

Dalam kunjungannya, Erwin memberikan santunan dan tali asih untuk kebutuhan bocah tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Sejarah Batik Solo: Ciri Khas dan Motif

Regional
Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Banjir Rob Diprediksi Melanda Pesisir Semarang Selama Desember, Begini Penjelasan BMKG

Regional
2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

2 Pelajar Terluka Kena Sabetan Senjata Tajam Diserang Setelah Pulang Sekolah

Regional
Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Tabrak Pikap Berlogo PLN, Mantan Pebalap asal Ngawi Meninggal

Regional
Pastikan Distribusi Minyak Tanah Aman, Pj Bupati Flores Timur: Kita Akan Sidak Pangkalan

Pastikan Distribusi Minyak Tanah Aman, Pj Bupati Flores Timur: Kita Akan Sidak Pangkalan

Regional
Bantah Ada 'Tenda Sakinah' untuk Pengungsi Gempa Cianjur, Kades: Tenda Medis dan Dapur Umum

Bantah Ada "Tenda Sakinah" untuk Pengungsi Gempa Cianjur, Kades: Tenda Medis dan Dapur Umum

Regional
WN Inggris yang Curi Motor di Bali Baru Keluar Rehabilitasi Narkotika

WN Inggris yang Curi Motor di Bali Baru Keluar Rehabilitasi Narkotika

Regional
Massa di Bima Rusak Rumah Warga yang Diduga Mucikari

Massa di Bima Rusak Rumah Warga yang Diduga Mucikari

Regional
Bunuh Keluarganya, DDS Beli Sianida Secara Online Seharga Rp 750.000 dengan Sistem COD

Bunuh Keluarganya, DDS Beli Sianida Secara Online Seharga Rp 750.000 dengan Sistem COD

Regional
Kejati Kalbar Raih Penghargaan Penyerapan Anggaran Tertinggi

Kejati Kalbar Raih Penghargaan Penyerapan Anggaran Tertinggi

Regional
Kader PAN Jateng Kompak Dukung Ganjar Maju Jadi Calon Presiden 2024, Ini Alasannya

Kader PAN Jateng Kompak Dukung Ganjar Maju Jadi Calon Presiden 2024, Ini Alasannya

Regional
Tak Bisa Aborsi, Korban Pemerkosaan di Bawah Umur Ditampung Panti Sosial

Tak Bisa Aborsi, Korban Pemerkosaan di Bawah Umur Ditampung Panti Sosial

Regional
Curhat Orangtua Bharada E, Terpukul Lihat Anaknya di TV: Pak Sambo, Jantanlah

Curhat Orangtua Bharada E, Terpukul Lihat Anaknya di TV: Pak Sambo, Jantanlah

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 4 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Magnitudo 4 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tari Melinting Asal Lampung Timur: Sejarah, Fungsi, dan Gerak

Tari Melinting Asal Lampung Timur: Sejarah, Fungsi, dan Gerak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.