Selidiki Penyebab Robohnya Alfamart Gambut yang Timpa 14 Orang di Banjar, Polda Kalsel Gandeng Forensik Surabaya

Kompas.com - 19/04/2022, 16:15 WIB

KOMPAS.com - Bangunan Alfamart Gambut di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), roboh pada Senin (18/4/2022) sore hari atau menjelang waktu buka puasa.

Data sementara korban tercatat 14 orang, sepuluh ditemuka nselamat dan dan 4 orang tewas.

Dugaan Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto, penyebab ambruknya bangunan Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14, Kecamatan Gambut, itu karena masih diselidiki.

Baca juga: Daftar 14 Korban Alfamart Gambut Roboh yang Berhasil Dievakuasi, Tim Evakuasi Masih Lakukan Penyisiran

Namun, dirinya menduga bangunan Alfamart itu sudah rapuh karena sudah berusia 20 tahun.

"Hal ini mengakibatkan fondasi yang ada di bawahnya mengalami kerusakan dan rapuh. Jadi, tidak sekuat ketika awal dibangun," ujar Rikwanto kepada wartawan pada Senin malam.

Libatkan tim forensik dari Surabaya

Rikwanto menambahkan, untuk proses penyelidikan di Alfamart Gambut, pihaknya akan melibatkan tim forensik dari Surabaya, Jawa Timur.

Rencananya, tim dari Surabaya akan tiba esok dan segera melakukan penyelidikan.

Baca juga: Mencari Penyebab Robohnya Bangunan Alfamart Gambut yang Tewaskan 4 Orang

 

Tim SAR mengevakuasi korban yang terjebak di reruntuhan gedung retail modern Alfamart di Gambut Km 15, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). Sebanyak 17 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, lima korban diantaranya berhasil dievakuasi dan hingga kini tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, POLRI dan relawan dibantu sejumlah alat berat masih terus berupaya melakukan evakuasi korban yang masih terjebak reruntuhan gedung retail modern Alfamart.ANTARA FOTO/IMAN SATRIA Tim SAR mengevakuasi korban yang terjebak di reruntuhan gedung retail modern Alfamart di Gambut Km 15, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). Sebanyak 17 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, lima korban diantaranya berhasil dievakuasi dan hingga kini tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, POLRI dan relawan dibantu sejumlah alat berat masih terus berupaya melakukan evakuasi korban yang masih terjebak reruntuhan gedung retail modern Alfamart.

"Kemungkinan besok tim dari Surabaya sudah datang ke lokasi. Dengan begitu, bisa diketahui penyebab mengapa ruko ini bisa roboh rata dengan tanah," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, 14 orang tertimbun reruntuhan Alfamart Gambut. Butuh 16 jam untuk mengevakuasi para korban.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk memastikan tak ada korban yang tertinggal.

(Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor : Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2022

Regional
Tolak Pembangunan Jalan Arteri Tahap II, Warga Mamuju: Tidak Ada Keuntungannya bagi Kami

Tolak Pembangunan Jalan Arteri Tahap II, Warga Mamuju: Tidak Ada Keuntungannya bagi Kami

Regional
Masuk RI secara Ilegal, 3 WN Timor Leste Dideportasi, 1 di Antaranya Pelajar

Masuk RI secara Ilegal, 3 WN Timor Leste Dideportasi, 1 di Antaranya Pelajar

Regional
Anggota DPRD Maluku Tengah yang Ditangkap karena Narkoba Ditetapkan Jadi Tersangka

Anggota DPRD Maluku Tengah yang Ditangkap karena Narkoba Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Bupati Purworejo Janji Cairkan Bantuan Pembangunan RTLH di Bulan Desember

Bupati Purworejo Janji Cairkan Bantuan Pembangunan RTLH di Bulan Desember

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2022

Regional
Penghuni Lapas Kuansing Riau Terpadat Kedua di Indonesia, Napi Tidur Bergelantungan Pakai Sarung

Penghuni Lapas Kuansing Riau Terpadat Kedua di Indonesia, Napi Tidur Bergelantungan Pakai Sarung

Regional
5 Tersangka Selundupkan Sabu dari Malaysia Demi Upah Rp 5 Juta Sampai 40 Juta

5 Tersangka Selundupkan Sabu dari Malaysia Demi Upah Rp 5 Juta Sampai 40 Juta

Regional
Lepas dari Kandang, Seekor Kera Ekor Panjang Serang Pemiliknya di Cilacap

Lepas dari Kandang, Seekor Kera Ekor Panjang Serang Pemiliknya di Cilacap

Regional
Viral Mobil Tersangkut di Gerbang Tol Sragen, Pengemudi Diduga Mengantuk

Viral Mobil Tersangkut di Gerbang Tol Sragen, Pengemudi Diduga Mengantuk

Regional
Daftar UMP 2023 untuk 38 Provinsi di Indonesia, Lengkap dengan Besaran dan Kenaikan

Daftar UMP 2023 untuk 38 Provinsi di Indonesia, Lengkap dengan Besaran dan Kenaikan

Regional
WN Inggris di Bali Ditangkap karena Curi Motor WN Australia Seharga Rp 100 Juta

WN Inggris di Bali Ditangkap karena Curi Motor WN Australia Seharga Rp 100 Juta

Regional
Kronologi dan Motif Ibu 3 Anak Nekat Terjun dari Jembatan Ampera, Tubuhnya Terjatuh Tepat di Atas Perahu

Kronologi dan Motif Ibu 3 Anak Nekat Terjun dari Jembatan Ampera, Tubuhnya Terjatuh Tepat di Atas Perahu

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Regional
Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.