Vonis Hanya Dua Tahun, JPU Ajukan Banding Kasus Meninggalnya Menwa UNS Gilang Endi Saputra

Kompas.com - 06/04/2022, 14:56 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, mengajukan banding atas vonis hukuman dua terdakwa meninggalnya mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo (UNS), Gilang Endi Saputra.

Kedua terdakwa, Faizal Pujut Juliono (22) dan Nanang Fahrizal Maulana (22), divonis dua tahun penjara dijerat Pasal 359, ayat 3 junto pasal 55, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU yakni dengan Pasal 351 KUHP hukuman penjara tujuh tahun.

Baca juga: Kasus Diklatsar Menwa UNS Divonis Dua Tahun, Keluarga Gilang Endi Saputra Kecewa

Upaya banding diajukan ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah.

"Setelah putusan vonis pada 4 April 2022, hakim memutuskan vonis dua tahun. Terhadap putusan tersebut pada hari ini 6 April 2022 kita menyatakan upata hukum yakni banding," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surakarta, Cahyo Madiastrianto, kepada Kompas.com, Rabu (6/4/2022).

Meski demikian, soal putusan Mejelis Hakim yang lebih ringan, Cahyo mengatakan pihaknya tetap menghormati keputusan tersebut.

Namun tetap berkeyakinan kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 359, ayat 3 junto pasal 55, tentang penganiayaan.

"Kemudian ada hal-hal yang memberatkan. Salah satunya para terdakwa tidak mengakui apa yang jadi perbuatanya dan berbelit-belit dalam memberikan keterangan dalam persidangan, dan kemudian menyebabkan nyawa orang lain hilang. Serta ada saksi yang mengatakan kalau terdakwa melakukan pemoporan. Itu yang mengatakan saksi yang meringankan," papar Cahyo.

Dengan beberapa fakta persidangan itu, pihaknya meyakini kalau terdakwa bisa dijerat dengan kurungan 7 tahun penjara.

Baca juga: Terdakwa Tewasnya Gilang Saat Diklatsar Menwa UNS Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Serta tidak sependapat dengan vonis Majelis Hakim yang terdiri dari Suprapti sebagai Ketua Majelis Hakim dengan didampingi Lusius Sunarno dan Dwi Hananta.

"Masalah keyakinan hakim kita kembalikan pada Majelis hakim, Nanti tinggal bagaimana keputusan PT, apakah menerima upaya banding kita atau tidak. Kalau menolak, tentu kita lanjut kasasi ke MA (Makamah Agung)," jelas Cahyo.

Kepustakaan banding ini murni keputusan dari kejaksaan dan tidak berkomunikasi dengan pihak keluarga.

Sebab dalam proses hukum banding merupakan hak dari pihak yang berperkara, dalam hal ini JPU dan terdakwa.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Tewasnya Menwa UNS Digelar Hari Ini, Kedua Terdakwa Tak Menyangkal Dakwaan JPU

"Jadi ini murni keputusan dari tim JPU setelah dilakukan diskusi dengan unsur Pimpinan. Menang setelah putusan kemarin belum ada komunikasi dengan pihak keluarga, tapi tetap kita bersimpati dengan keluarga korban dengan melakukan tuntutan maksimal sesuai dengan pasal yang berlaku," jelasnya.

Disinggung soal munculnya sosok Komandan batalyon (Danyon) Menwa UNS, yang disebut Majelis Hakim ikut terlibat dan bertanggungjawab atas kealfaan dari kedua terdakwa. Cahyo mengatakan sepenuhnya hal tersebut dikembalikan oleh penyelidik.

"Itu lebih tepatnya ditingkat penyidik (Satreskrim) dalam mengembangkan kasus ini," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Kota Jambi, Ibu Kota Provinsi Jambi

Profil Kota Jambi, Ibu Kota Provinsi Jambi

Regional
6 Wilayah di NTT Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang, Mana Saja?

6 Wilayah di NTT Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang, Mana Saja?

Regional
Warga Desa Waibao di Flores Timur Hibahkan 3,5 Hektar Lahan untuk Pangkalan TNI AL

Warga Desa Waibao di Flores Timur Hibahkan 3,5 Hektar Lahan untuk Pangkalan TNI AL

Regional
Kamis, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Melakukan Kunker ke Banjarbaru, Ini Agenda Kegiatannya

Kamis, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Melakukan Kunker ke Banjarbaru, Ini Agenda Kegiatannya

Regional
Bobol Kartu Kredit Orang Jatim, 2 Warga Lubuk Linggau Bangun Rumah Mewah hingga Beli 3 Mobil

Bobol Kartu Kredit Orang Jatim, 2 Warga Lubuk Linggau Bangun Rumah Mewah hingga Beli 3 Mobil

Regional
317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

Regional
Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Regional
PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

Regional
Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Regional
Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Regional
Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Regional
Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Regional
Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Regional
Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Regional
Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.