Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Patung Jokowi Naik Motor di Sirkuit Mandalika Anti Karat dan Bisa Bertahan Ratusan Tahun

Kompas.com - 13/03/2022, 10:59 WIB
Idham Khalid,
Khairina

Tim Redaksi

 

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com- Patung presiden Joko Widodo (Jokowi) mengendarai sepeda motor akhirnya terpasang di Sirkuit Mandalika, Minggu (13/3/2022)

Patung seberat sekitar tiga ton ini terpasang di sebelah kanan pintu masuk sirkuit Mandalika.

Patung diangkat menggunakan mobile crane untuk diletakkan di pijakan.

Juru Bicara seniman yang membuat patung, Djuki Ridwan menyebutkan, patung Presiden Jokowi tersebut dibuat menggunakan perunggu dan kuningan.

"Bahannya dari perunggu dan kuningan, strukturnya pakai stensil, berat kurang lebih 3 ton, lama pengerjaan sih nunggu 2 sampai 3 minggu," kata Djuki usai pemasangan patung.

Baca juga: Patung Jokowi Naik Motor Seberat 3 Ton Dipasang Hari Ini di Sirkuit Mandalika

Dikatakan Djuki, patung tersebut bisa anti karat dan dapat bertahan sampai ratusan tahun.

"Anti karat, kalau dari pengalaman- pengalaman kita dari perunggu ini, dahulu zaman kerajaan Majapahit, bisa ratusan tahun bertahan," kata Djuki.

Selama proses pengangkutan hingga proses pemasangan, pihaknya tidak memiliki kendala yang terlalu banyak, dan dipastikan Minggu proses akan pemasang akan terselesaikan hanya sehari.

Sementara itu, pemasangan patung Jokowi tersebut dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah didampingi Kepala Dinas PUPR NTB Ridwan Syah.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkieflimansyah menyebutkan, akan banyak wisatawan yang berfoto di Patung Jokowi seperti di beberapa tempat lain.

"Ini nantinya akan digunakan untuk foto-foto, kalau di bandara Pak Jokowi pakai sepeda atau motor aja banyak yang foto, saya kira di sini lebih ramai lagi," kata Zul, sapaan akrab gubernur.

Baca juga: Bikin Patung Jokowi Naik Motor RI-1, Nyoman Nuarta Sebut untuk di Mandalika

Zul menyebutkan, kawasan Mandalika tidak hanya digunakan untuk event MotoGP, namun juga akan ada sport event besar lainnya di KEK Mandalika seperti World Superbike  (WSBK) Indonesia Asian Talent Cup (IATC).

"Rencana pemerintah ke depan nanti akan dikembangkan bukan hanya untuk sirkuit tapi kegiatan untuk otomotif," kata Zul.

Sebelumnya, patung Presiden Jokowi menaiki sepeda motor dibuat oleh Nyoman Nuarta, seorang seniman pematung senior asal Tabanan Bali yang telah menorehkan banyak prestasi dan karya.

Dalam proses pengerjaan Nyoman dibantu dengan  20 orang pekerja.

Adapun material patung tersebut terbuat dari bahan tembaga dan kuningan, mempunya ukurannya 670 x 185 x 390 sentimeter.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sampah Menumpuk di Jalanan Pemalang, Sudah 5 Hari Belum Terangkut Semua

Sampah Menumpuk di Jalanan Pemalang, Sudah 5 Hari Belum Terangkut Semua

Regional
Hutan Adat Rusak, Warga Papua Minta Perusahaan Salatiga Bertanggung Jawab

Hutan Adat Rusak, Warga Papua Minta Perusahaan Salatiga Bertanggung Jawab

Regional
OB Tak Sengaja Injak Gas, Honda Brio Tabrak Pintu Kaca Showroom hingga Pecah

OB Tak Sengaja Injak Gas, Honda Brio Tabrak Pintu Kaca Showroom hingga Pecah

Regional
Kasus Wanita Terjatuh dari Lantai 3 Tempat Gim di Pontianak, Jarak 'Treadmill' dan Jendela Hanya 60 Cm

Kasus Wanita Terjatuh dari Lantai 3 Tempat Gim di Pontianak, Jarak "Treadmill" dan Jendela Hanya 60 Cm

Regional
Pemkot Sukabumi Gelar Pertemuan Bahas Kematian Bayi Setelah Imunisasi, Orangtua Diminta Ajukan Otopsi

Pemkot Sukabumi Gelar Pertemuan Bahas Kematian Bayi Setelah Imunisasi, Orangtua Diminta Ajukan Otopsi

Regional
Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Terungkap, Pelaku Mengaku Sakit Hati

Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen Terungkap, Pelaku Mengaku Sakit Hati

Regional
Menjual di Bawah Harga Pasaran, Pengoplos Gas Bersubsidi Masih Bisa Raup Rp 3 Miliar

Menjual di Bawah Harga Pasaran, Pengoplos Gas Bersubsidi Masih Bisa Raup Rp 3 Miliar

Regional
Ibu di Palembang Tewas Ditabrak Lari Truk Pengangkut Tanah

Ibu di Palembang Tewas Ditabrak Lari Truk Pengangkut Tanah

Regional
Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Kain, Bayi di Sragen Diduga Korban Pembunuhan

Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Kain, Bayi di Sragen Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Bunuh dan Buang Bayi di Tong Sampah, Mahasiswi Magelang Ini Melahirkan Sendirian di Kamarnya

Bunuh dan Buang Bayi di Tong Sampah, Mahasiswi Magelang Ini Melahirkan Sendirian di Kamarnya

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Remaja 13 Tahun Diduga Dicabuli 26 Pria di Baubau Sultra, Lapor Polisi Sejak Sebulan Lalu

Remaja 13 Tahun Diduga Dicabuli 26 Pria di Baubau Sultra, Lapor Polisi Sejak Sebulan Lalu

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Alasan Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Kebumen Kabur ke Hutan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com