Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Bogor Ditemukan Tewas, Suami Menghilang

Kompas.com - 19/02/2022, 18:06 WIB

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - K (50), seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas di rumahnya, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/2/2022) malam.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab tewasnya ibu rumah tangga tersebut.

"Iya kondisinya sudah meninggal dunia, ada bekas luka," kata Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Ipda Zalukhu saat dikonfirmasi, Sabtu (19/2/2022).

Baca juga: Banjir Terjang Bojongkulur Bogor, Risma Minta Sungai Cileungsi Dinormalisasi: Kasihan Warga

Ditemukan oleh anak korban

Zalukhu mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan oleh anak korban saat pulang dari kuliah di Jakarta.

Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan gelap dan terkunci. Sehingga anak korban mendobrak pintu.

Nahas, ia justru melihat sang ibu terkapar dengan luka yang cukup parah di bagian kepala.

"Iya seperti itu (kondisi terluka parah)," ujarnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 19 Februari 2022: Pagi dan Malam Berawan

Suami menghilang

Kabar penemuan itu sampai ke telinga tetangga hingga menghebohkan warga sekitar.

Muncul dugaan bahwa korban dibunuh oleh suaminya, yang kini menghilang.

Sebab, banyak tetangga yang mendengar korban kerap terlibat cekcok dengan suaminya.

Baca juga: Kunjungi Korban Banjir di Bojongkulur Bogor, Mensos Risma Minta Fasilitas Isoter di Kampung Tangguh Bencana

 

Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi polisi
Polisi selidiki

Setelah sang anak melaporkan penemuan jenazah ibunya, polisi melakukan penyelidikan.

"Kalau itu masih dalam penyelidikan, kita juga enggak tahu kenapa muncul dugaan seperti itu," ucapnya.

Yang jelas, sambung dia, saat ini suami korban masih dalam pencarian. 

Sejauh ini, polisi sudah melakukan olah TKP serta mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi.

"Iya menghilang, saat ini (suaminya) masih dicari," ungkapnya.

Pihak kepolisian telah membawa jenazah korban ke RS Polri Kramatjati, Jakarta, untuk keperluan otopsi agar bisa diketahui apakah tanda-tanda kekerasan pada korban.

"Inisialnya K (50), ibu rumah tangga. Jadi kerjanya itu juga jualan baju keliling," jelas Zalukhu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Napiter Pernah Bentuk Neo Jamaah Islamiyah untuk Luruskan Pemahaman Terorisme

Cerita Eks Napiter Pernah Bentuk Neo Jamaah Islamiyah untuk Luruskan Pemahaman Terorisme

Regional
Sering Ada Laporan Pengunjung Kecopetan, Satpol PP Solo Bakal Dirikan Pos Khusus di Car Free Day Slamet Riyadi

Sering Ada Laporan Pengunjung Kecopetan, Satpol PP Solo Bakal Dirikan Pos Khusus di Car Free Day Slamet Riyadi

Regional
1.276 Napi di Nusakambangan Dapat Remisi, 48 Langsung Bebas

1.276 Napi di Nusakambangan Dapat Remisi, 48 Langsung Bebas

Regional
Polisi Tertibkan 23 Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Polisi Tertibkan 23 Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Regional
Cerita Ilham, Pengajar Ponpes Al Mukmin Ngruki Jadi Komandan Upacara Peringatan 17 Agustus, Persiapan Hanya 5 Hari

Cerita Ilham, Pengajar Ponpes Al Mukmin Ngruki Jadi Komandan Upacara Peringatan 17 Agustus, Persiapan Hanya 5 Hari

Regional
Berpangkat Briptu, Oknum Polisi di Palu Terima Rp 4,4 Miliar dari 18 Calon Siswa Bintara Polri

Berpangkat Briptu, Oknum Polisi di Palu Terima Rp 4,4 Miliar dari 18 Calon Siswa Bintara Polri

Regional
Kisah I Dewa Ayu, Siswi Asal Kudus Jadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Negara pada HUT Ke-77 RI

Kisah I Dewa Ayu, Siswi Asal Kudus Jadi Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Negara pada HUT Ke-77 RI

Regional
Mendengar Kisah Mbah Samian, Pejuang Kemerdekaan asal Blora

Mendengar Kisah Mbah Samian, Pejuang Kemerdekaan asal Blora

Regional
Ancam Kekasih dengan Sebar Video dan Foto Asusila, Pemuda di Keerom Ditangkap Polisi

Ancam Kekasih dengan Sebar Video dan Foto Asusila, Pemuda di Keerom Ditangkap Polisi

Regional
Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M dari 18 Casis Bintara Polri, Ini Faktanya

Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M dari 18 Casis Bintara Polri, Ini Faktanya

Regional
Eks Napi Terorisme Ikrar Setia NKRI Saat Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Mapolda Sulteng

Eks Napi Terorisme Ikrar Setia NKRI Saat Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Mapolda Sulteng

Regional
Kisah Soekarno Jalani Pembuangan di Ende

Kisah Soekarno Jalani Pembuangan di Ende

Regional
HUT Ke-77 Indonesia, Bendera Raksasa Dikibarkan di Tebing, 77 Titik Repling Dibuka

HUT Ke-77 Indonesia, Bendera Raksasa Dikibarkan di Tebing, 77 Titik Repling Dibuka

Regional
Ini Makna dan Filosofi Baju Adat Dolomani yang Dikenakan Jokowi pada Upacara HUT Ke-77 RI

Ini Makna dan Filosofi Baju Adat Dolomani yang Dikenakan Jokowi pada Upacara HUT Ke-77 RI

Regional
Peringati Malam Kemerdekaan, Jajaran Petinggi Blora Tonton Film Samin Surosentiko

Peringati Malam Kemerdekaan, Jajaran Petinggi Blora Tonton Film Samin Surosentiko

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.