Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Mereka Terkesima dengan Sirkuit Mandalika dan Cocok untuk F1"

Kompas.com - 17/02/2022, 15:28 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zukieflimansyah mengatakan, perwakilan ajang balap mobil dunia Formula 1 (F1) menyukai Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB.

Hal itu disampaikan Zukieflimansyah setelah bertemu dengan perwakilan F1, Gerwin Beran, guna membahas rencana penyelenggaraan F1 di Sirkuit Mandalika, Senin (14/2/2022).

Baca juga: Gubernur NTB Sebut Sirkuit Mandalika Berpeluang Jadi Lokasi Balapan F1

"Komunikasi bagus, mereka senang dengan Sirkuit Mandalika dan cocok untuk F1," kata Zul, saat dikonfirmasi, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Dorna Sports Tegaskan Sirkuit Mandalika Aman, Ini Alasannya

"Beliau sangat terkesima dengan Sirkuit Mandalika dan sangat pas dan memadai untuk penyelenggaraan Formula 1," kata Gubernur menambahkan.

Dalam pertemuan itu, perwakilan F1 memberikan sejumlah masukan kepada Pemprov NTB. Salah satunya terkait penambahan jumlah hotel berbintang di wilayah itu.

 

Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika menjadi salah satu tuan rumah balapan MotoGP 2022. Ajang balap internasional itu akan digelar pada 18-20 Maret 2022.

Para pebalap MotoGP telah melakukan tes pramusim di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari.

Namun, banyak hal yang mesti dievaluasi dari sirkuit tersebut. Khususnya soal aspal dan  trek yang kotor.

Sirkuit Mandalika dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah.

Sirkuit ini memiliki panjang 4,3 kilometer dengan 17 tikungan. (Penulis Kontributor Mataram, Karnia Septia | Editor Priska Sari Pratiwi)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com