Kembali Dipenjara meski Belum Lama Bebas, Eks Bupati Talaud Menangis dan Bilang ke Anak “Tak Apa, Cuma 4 Tahun”

Kompas.com - 27/01/2022, 05:18 WIB
Sidang putusan kasus gratifikasi Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip di Pengadilan Negeri Manado, Sulut, Selasa (25/1/2022). 

Tribunmanado.co.id/Isvara SavitriSidang putusan kasus gratifikasi Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip di Pengadilan Negeri Manado, Sulut, Selasa (25/1/2022).

KOMPAS.com - Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip menangis usai sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Sulawesi Utara.

Sri yang belum genap setahun bebas karena kasus suap, pada Selasa (25/1/2022), divonis hakim empat tahun penjara karena terbukti memperkaya diri dengan menerima commitment fee dari beragam proyek di wilayahnya selama menjabat.

Baca juga: Kembali Dipenjara, Eks Bupati Talaud Berlinang Air Mata dan Bilang Enggak Apa-apa, Cuma 4 Tahun

 

”Dengan ini menetapkan terdakwa Sri Wahyumi Maria Manalip terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” kata hakim ketua Djamaluddin Ismail, dikutip dari Kompas.id.

Baca juga: KPK Lelang Tas Merek “Balenciaga” dan Anting Emas Putih Bermata Berlian dari Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi

Majelis hakim menyimpulkan, antara pertengahan 2014 dan 2017, Sri menerima gratifikasi atau commitment fee sebesar 10 persen dari nilai berbagai pekerjaan atau proyek yang dilelang kepada beberapa pengusaha.

Selama itu, dia terbukti menerima Rp 9.303.500.000 melalui empat ketua kelompok kerja (pokja) pengadaan barang dan jasa.

Sebelumnya, pada 2019, Bupati Kepulauan Talaud periode 2014-2019 ini dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Tangerang dan mendekam selama dua tahun setelah terbukti menerima suap berupa uang dan barang-barang mewah dari pemegang proyek revitalisasi Pasar Beo dan Pasar Lirung di Talaud.

Tak lama setelah bebas, KPK kembali mencokok Sri pada April 2021 atas tuduhan gratifikasi.

Duduk perkara kasus korupsi Sri Wahyumi

Kasus gratifikasi Sri mulai berproses di PN Manado pada September 2021.

Dalam persidangan, terungkap bahwa Sri memerintahkan empat ketua pokja untuk membantunya mengumpulkan uang.

Empat ketua pokja itu adalah John R Majampo, Azaria Mahatui, Frans W Lua, dan Jelby Eris. Mereka telah diperiksa sebagai saksi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Napi di Maluku Dapat Remisi Khusus Waisak, Seorang WN Myanmar Langsung Bebas

3 Napi di Maluku Dapat Remisi Khusus Waisak, Seorang WN Myanmar Langsung Bebas

Regional
Ganjar Pranowo: Waisak 2022 Momentum Bangkitkan Semangat

Ganjar Pranowo: Waisak 2022 Momentum Bangkitkan Semangat

Regional
Usai Peringati Waisak, Vihara Tanah Putih Semarang Hadirkan Pertemuan Tokoh Lintas Agama

Usai Peringati Waisak, Vihara Tanah Putih Semarang Hadirkan Pertemuan Tokoh Lintas Agama

Regional
Owabong Waterpark: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Owabong Waterpark: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Gempa Bumi M 5 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat, Terasa hingga Manokwari

Gempa Bumi M 5 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat, Terasa hingga Manokwari

Regional
8 SMA Terbaik di Kalimantan Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

8 SMA Terbaik di Kalimantan Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Gempa Tektonik Magnitudo 4.9 Guncang Gorontalo, Warga Diminta Tenang

Regional
9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

9 SMA Terbaik di Kalimantan Barat Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Cekcok karena Rebutan Biduan, Seorang Remaja di Sumsel Tewas dan Satu Kritis

Regional
20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

20 SMA Terbaik di DIY Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Toleransi di Thekelan Semarang, Seluruh Warga Ucapkan Selamat Waisak

Regional
Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus di Tol Sumo hingga Sebabkan 14 Penumpang Meninggal

Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus di Tol Sumo hingga Sebabkan 14 Penumpang Meninggal

Regional
Konflik Berakhir, Polisi Tetap Amankan dengan Ketat Perayaan Waisak di Desa Mareje Lombok Barat

Konflik Berakhir, Polisi Tetap Amankan dengan Ketat Perayaan Waisak di Desa Mareje Lombok Barat

Regional
Kecelakaan Maut di Karawang dan Tol Sumo, Pengamat Usulkan Pengelola Armada Diperiksa: Jangan Cuma Sopirnya

Kecelakaan Maut di Karawang dan Tol Sumo, Pengamat Usulkan Pengelola Armada Diperiksa: Jangan Cuma Sopirnya

Regional
Jalan Rusak, Ibu Hamil di NTT Ditandu 8 Km Saat Mau Melahirkan, Sempat Pendarahan

Jalan Rusak, Ibu Hamil di NTT Ditandu 8 Km Saat Mau Melahirkan, Sempat Pendarahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.