Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran soal Baliho "Liburan Aman ke Solo Aja": Bukan karena Klitih Terus Aku Masang

Kompas.com - 03/01/2022, 14:50 WIB
Labib Zamani,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Sebuah foto baliho memuat tulisan "liburan aman ke Solo aja" viral di media sosial.

Foto baliho itu diunggah di akun Twitter @sinemasisifus pada 31 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB.

Hingga Senin (3/1/2022), foto baliho itu telah disukai lebih dari 31.600 pengguna akun Twitter dan dicuitkan ulang sebanyak 6.189 pengguna Twitter.

Baca juga: Sultan HB X Berharap Maraknya Klitih Tak Pengaruhi Sektor Pariwisata

Foto baliho liburan aman ke Solo yang diunggah akun tersebut mendapat respons dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

"Pro gamer move," tulis Gibran di akun tersebut.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Ditemui di Balai Kota Solo, Gibran mengatakan, pemasangan baliho tersebut dilakukan Pemkot Solo sebelum Yogyakarta ramai adanya klitih.

"Itu (baliho) bukan karena klitih terus aku masang," kata Gibran, Senin.

Menurut dia, pemasangan baliho di Yogyakarta merupakan salah satu upaya Solo mempromosikan sebagai destinasi wisata yang aman.

Baca juga: Mengaku Dibacok 3 Pelaku Klitih hingga Lengan Robek, Pemuda Ini Malah Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya

Gibran mengungkapkan, selain di luar Solo, baliho promosi destinasi wisata Solo aman tersebut juga dilakukan di media sosial.

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengatakan telah mengusulkan kepada Wali Kota Yogyakarta terkait rencana Pemkot Solo memasang baliho terkait destinasi wisata di stasiun Yogyakarta.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Regional
Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Regional
Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Regional
Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Regional
Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Regional
MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

Regional
Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Regional
Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Regional
Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Regional
Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Regional
Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Regional
Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com