Ratusan Siswa AIS Pekanbaru Terpapar Covid-19, Pihak Sekolah Diperiksa Polisi

Kompas.com - 02/12/2021, 19:53 WIB
Ilustrasi sekolah MChe Lee/Unsplash.comIlustrasi sekolah

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Abdurrab Islamic School (AIS) di Kota Pekanbaru, Riau, terpapar Covid-19.

Hal ini membuat pihak sekolah diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Adapun pemeriksaan itu dilakukan polisi karena pihak sekolah diduga lalai menjaga protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

"Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan kelalaian dalam penerapan protokol kesehatan. Lebih kurang 10 orang kita periksa dari pihak sekolah," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ferry Irawan kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, sejumlah pihak sekolah yang diperiksa.

Mereka adalah direktur sekolah, kepala sekolah baik SMP maupun SMA, serta koordinator lapangan sekuriti Abdurrab Islamic School dan anggotanya.

Baca juga: Hasil Tracing, 113 Siswa SMP di Pekanbaru Terpapar Covid-19

"Pemeriksaan bertempat di Sekolah Abdurrab Islamic School, Jalan Bakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru," kata Sunarto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut terkait menyebarnya wabah Covid-19 di sekolah tersebut.

Lalu, yang mendasari dilakukannya pemeriksaan adalah adanya UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, UU RI Nomor 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Selanjutnya, UU RI Nomor 04 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Keputusan Pemerintah RI Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

"Kegiatan tim kepolisian untuk pembuktian unsur Pasal 14 ayat (1), UU Nomor 04 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 04 tahun 1984, diancam dengan pidana penjara selama lamanya 1 tahun dan atau denda setinggi tingginya Rp 1 juta," jelas Sunarto.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan dokumen-dokumen terkait untuk dibawa ke kantor Ditkrimsus Polda untuk penyelidikan lanjut dan juga sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siti Nyoman Korban Longsor Sumedang Tewas dalam Keadaan Memeluk Anaknya, Sang Anak Selamat

Siti Nyoman Korban Longsor Sumedang Tewas dalam Keadaan Memeluk Anaknya, Sang Anak Selamat

Regional
Alami Gelaja Berat, Puluhan Korban Keracunan Makanan di Lebak Masih Dirawat, Sebagian Sudah Pulih

Alami Gelaja Berat, Puluhan Korban Keracunan Makanan di Lebak Masih Dirawat, Sebagian Sudah Pulih

Regional
Semua Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan Ditanggung Jasa Raharja

Semua Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan Ditanggung Jasa Raharja

Regional
Ribuan Ikan Mati di Waduk Komplek Industri SIER Surabaya, Sample Ikan dan Air Sedang Diuji

Ribuan Ikan Mati di Waduk Komplek Industri SIER Surabaya, Sample Ikan dan Air Sedang Diuji

Regional
Wajah Merah Menahan Tangis, Kompol Oloan Akui Terima Uang Rp 300 Juta untuk Lepas Istri Bandar Narkoba

Wajah Merah Menahan Tangis, Kompol Oloan Akui Terima Uang Rp 300 Juta untuk Lepas Istri Bandar Narkoba

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Januari 2022

Regional
Satpam di Lampung Bawa Kabur Mobil Tetangga, Awalnya Ngaku Pinjam untuk Kondangan

Satpam di Lampung Bawa Kabur Mobil Tetangga, Awalnya Ngaku Pinjam untuk Kondangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Januari 2022

Regional
Peluncuran Buku 'Sultan Agung dalam Goresan S Sudjojono': Kumpulan Catatan 38 Sketsa Studi Sejarah Perjalanan Lahirnya Masterpiece

Peluncuran Buku "Sultan Agung dalam Goresan S Sudjojono": Kumpulan Catatan 38 Sketsa Studi Sejarah Perjalanan Lahirnya Masterpiece

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Samping Kamar Mandi Warga di Kupang

Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Samping Kamar Mandi Warga di Kupang

Regional
Bermula dari Tersinggung Ditatap, Siswi SMP di Minahasa Utara Aniaya Sesama Pelajar

Bermula dari Tersinggung Ditatap, Siswi SMP di Minahasa Utara Aniaya Sesama Pelajar

Regional
Kasus Suap Istri Bandar Narkoba, Eks Kapolrestabes Medan Sumbang Uang Rp 7 Juta untuk Beli Motor Hadiah Babinsa

Kasus Suap Istri Bandar Narkoba, Eks Kapolrestabes Medan Sumbang Uang Rp 7 Juta untuk Beli Motor Hadiah Babinsa

Regional
Rekam Mahasiswi Mandi, Mahasiswa di Minahasa Jadi Tersangka

Rekam Mahasiswi Mandi, Mahasiswa di Minahasa Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.