Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Gresik Siapkan 300 Tempat Tidur hingga IGD Khusus

Kompas.com - 01/12/2021, 07:52 WIB
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ibnu Sina, Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHInstalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ibnu Sina, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik kembali menata beberapa ruangan untuk perawatan pasien Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Plt Direktur RSUD Ibnu Sina dr Soni mengatakan, persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 itu dilakukan secara serius. 

Baca juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Perusakan Rumah di Gresik, 1 Pelaku Masih di Bawah Umur

"Untuk saat ini yang masih dirawat di tempat kami (pasien Covid-19) ada sebanyak enam orang, dengan rata-rata mereka itu diketahui dari hasil screening, bukan sakit terus dibawa kemari," ujar Soni saat ditemui di RSUD Ibnu Sina, Selasa (30/11/2021).

Setidaknya, RSUD Ibnu Sina menyiapkan ratusan tempat tidur khusus pasien Covid-19. Sehingga, para pasien nantinya bisa ditangani dengan baik.

"Kami sudah persiapan ada sekitar 300 tempat tidur, yang terbagi dalam delapan ruangan. Termasuk, mempersiapkan IGD (instalasi gawat darurat) khusus bila nantinya benar-benar terjadi lonjakan. Meski kami tetap berharap, lonjakan itu tidak sampai terjadi," kata Soni.

Saat ini, terdapat sejumlah ruangan yang sudah disekat terpisah dengan ruang perawatan medis lain. IGD khusus pasien Covid-19 juga dibuat terpisah dari pasien umum.

Jalur ambulans yang mengangkut pasien Covid-19 juga terpisah. Sementara jumlah tempat tidur dan ruangan akan ditambah menyesuaikan jumlah kasus yang ditangani.

"Jadi ambulans yang nantinya masuk maupun keluar ke IGD untuk pasien Covid-19, tidak sampai mengganggu dan pastinya terpisah dari jalur umum," ucap Soni.

Di setiap ruangan perawatan dan IGD pasien Covid-19, RSUD Ibnu sina juga meletakkan exaushter untuk mengolah udara. Alat itu, kata Soni, bisa membunuh virus di ruangan.

"Kami hanya berkaca dari pengalaman saat banyak kasus Covid-19 terjadi pada awal tahun kemarin, sehingga kami persiapkan sejak dini supaya bila nanti terjadi lonjakan dapat dilakukan pelayanan dan tindakan medis yang dibutuhkan secara maksimal," kata Soni.

Ketika disinggung mengenai varian omicron, Soni menyebut hingga hari ini pihaknya belum menemui atau bahkan merawat pasien dengan kasus varian baru.

Baca juga: Dua Siswi SD di Gresik Ciptakan Oksibraille, Alat Deteksi Kadar Oksigen bagi Tunanetra

Meski begitu, RSUD Ibnu Sina siap jika memang nantinya ditemukan dan merawat pasien varian omicron.

"Tapi kami tetap berharap, jangan sampai ada kejadian itu dan merawat pasiennya. Semoga sampai nanti, tidak ada varian baru yang masuk ke Gresik," tutur Soni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Mantan Suami Tikam Korban Hingga Tewas di Jayapura

Regional
Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Kemarin 7 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Karawang, Hari Ini 13 Penumpang Bus Meninggal di Tol Sumo

Regional
Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Luka Berat, Sopir Elf yang Terlibat Kecelakaan Maut di Karawang Belum Bisa Dimintai Keterangan

Regional
Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Kondisi Terkini Korban Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan, Pekerja Meninggal Diterbangkan ke Sumut

Regional
Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Sempat Hanyut 2 Hari Saat Mencari Ikan, 5 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Selamat

Regional
Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Kisah Pilu Pengantin Perempuan di Bone, Meninggal Sehari Setelah Pernikahan

Regional
Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Terjerat Utang Rp 39 Juta di 11 Pinjol, Perempuan di Lampung Depresi, Pakai Baju Serba Putih dan Minta Uang pada Warga

Regional
Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Duduk Perkara Puluhan Jemaat Diusir Prajurit TNI AU karena Gunakan Sandal Jepit Saat ke Gereja

Regional
10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

10 Mahasiswa Jadi Tersangka Pemblokiran Jalan di NTB, BEM UM Bima Minta Penahanan Dipindah

Regional
Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Kedapatan Bermain Judi Sabung Ayam, 10 Warga NTT Ditangkap, 1 Pelaku Guru Honorer

Regional
Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Kekurangan Oksigen Saat Padamkan Api di Toko Sepatu, Petugas Damkar Dilarikan ke RSUD Salatiga

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

40 Petani Sawit Ditangkap, Kades: Para Istri Kini Jadi Tulang Punggung, Kasihan Anak-anak Mereka

Regional
Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Sempat DPO, Oknum Polisi Sulut Ditangkap Tim Gabungan Polda Kepri

Regional
Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Duduk Perkara 40 Petani di Mukomuko, Bengkulu, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka oleh Polisi

Regional
Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Diduga Alami Korsleting, Minibus Terbakar di Depan Gardu Masuk Tol Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.